Media Kampung – Satgas Citarum Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI bersama Pos Nino Satgas Pamtas RI-RDTL berhasil menggagalkan penyelundupan 200 kilogram beras di perbatasan Indonesia dan Timor Leste. Penyelundupan ini diduga masuk melalui jalur tidak resmi di Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur.

Penggagalan terjadi saat patroli keamanan di Desa Inbate, Kecamatan Bikomi Ninulat, pada Kamis, 11 Juni 2026, pukul 03.00 hingga 06.00 WITA. Petugas menemukan sepuluh karung beras berbagai merek yang akan diselundupkan ke Indonesia.

Barang bukti yang diamankan meliputi:

  • Beras merek Colombus: 5 karung ukuran 20 kilogram asal India
  • Beras merek Hadomi: 3 karung ukuran 20 kilogram asal Timor Leste
  • Beras merek Beruang Merah: 1 karung ukuran 20 kilogram asal India
  • Beras merek Gostulo: 1 karung ukuran 20 kilogram asal Thailand

Total 10 karung dengan berat masing-masing 20 kilogram, total 200 kilogram.

Petugas memperkirakan nilai setiap karung mencapai 15,5 dolar AS atau sekitar Rp279 ribu per karung. Total nilai barang bukti mencapai Rp2,79 juta. Seluruh barang bukti diamankan untuk proses lebih lanjut.

Pengawasan di wilayah perbatasan terus diperkuat untuk mencegah aktivitas ilegal dan menjaga keamanan serta ketertiban di kawasan perbatasan negara.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.