Media Kampung – Polisi di Tangerang memastikan bahwa isu kemunculan pocong bersenjata tajam yang sempat menghebohkan warga adalah berita bohong. Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, menyatakan belum ditemukan bukti adanya sosok pocong yang membawa golok seperti yang ramai diperbincangkan masyarakat.
Isu ini mulai berkembang setelah sejumlah unggahan di media sosial menyebutkan adanya teror pocong keliling yang diduga bertujuan menakut-nakuti warga agar membuka pintu rumah untuk melakukan aksi kriminal. Namun, hasil penyelidikan polisi menunjukkan bahwa sosok pocong yang viral tersebut sebenarnya adalah pengamen yang memakai kostum pocong untuk menarik perhatian.
Menurut Bambang, polisi rutin melakukan patroli malam di kawasan Ciputat Timur, termasuk di Komplek Pertamina, untuk memastikan keamanan dan menindaklanjuti keresahan warga terkait isu ini. “Kami melaksanakan razia setiap malam pukul 01.00 WIB dan belum menemukan indikasi adanya pocong bersenjata tajam,” ujarnya.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia meminta warga untuk langsung melapor ke polisi jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau meresahkan, terutama yang berdasarkan bukti nyata, bukan sekadar rumor.
Polresta Tangerang juga telah memeriksa lokasi-lokasi yang disebut sebagai tempat munculnya pocong dan tidak menemukan bukti adanya kejadian tersebut. Kasi Humas Polresta Tangerang, Ipda Sandro Tree Bahara, menyatakan bahwa sampai kini belum ada laporan resmi yang masuk terkait teror pocong tersebut.
Isu hoaks seputar pocong bersenjata tajam ini sempat menimbulkan keresahan luas di beberapa wilayah Tangerang Raya dan sekitarnya. Namun, polisi menegaskan bahwa fenomena tersebut merupakan hasil dari penyebaran informasi yang tidak bertanggung jawab dan belum terverifikasi kebenarannya.
Selain itu, polisi juga mengingatkan warga agar berhati-hati dalam menerima informasi di media sosial, terutama konten yang mungkin merupakan hasil editan teknologi artificial intelligence (AI). Hal ini penting untuk mencegah kepanikan yang tidak berdasar di masyarakat.
Situasi keamanan di Ciputat Timur dan wilayah sekitar tetap terpantau kondusif berkat upaya patroli dan razia yang terus digalakkan oleh aparat kepolisian. Polisi juga berkomitmen untuk memberikan klarifikasi resmi secara cepat guna meredam isu-isu yang berpotensi menimbulkan kegaduhan publik.
Dengan adanya klarifikasi dari aparat, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menanggapi dan menyaring informasi yang beredar, sehingga ketenangan dan keamanan lingkungan tetap terjaga.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan