Media Kampung – Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengumumkan penghentian sementara operasi dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta Barat setelah ditemukan kondisi dapur yang tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Langkah ini diambil menyusul inspeksi mendadak pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di wilayah Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan.
Dalam pemeriksaan yang berlangsung pada Selasa, 12 Mei 2026, tim menemukan sejumlah pelanggaran serius seperti dapur yang kotor, tumpukan sampah, serta adanya belatung di area pengolahan makanan. Dudung menegaskan bahwa kondisi tersebut sangat tidak layak dan langsung menindaklanjuti dengan penghentian sementara operasional dua SPPG tersebut.
“Saya melihat kondisinya memang tidak layak, kemudian Kepala Badan Gizi Nasional merespon dengan menangguhkan sementara,” ujar Dudung dalam keterangan pers di Kantor KSP, Jakarta, Rabu, 13 Mei 2026.
Penghentian ini merupakan bagian dari pengawasan ketat pemerintah terhadap kualitas program MBG yang bertujuan memberikan makanan sehat dan bergizi bagi anak-anak penerima manfaat. Dudung menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berhenti di Jakarta Barat, tetapi juga diperluas ke daerah lain seperti Jawa Tengah dan Jawa Barat, yang dilaporkan mengalami ketidaksesuaian standar pelayanan program.
Dudung juga mengingatkan para pengelola dapur MBG, termasuk yayasan dan investor, agar tidak hanya berorientasi pada keuntungan semata. Ia menekankan pentingnya mengutamakan kualitas makanan demi menjaga kesehatan anak-anak yang menjadi penerima manfaat program tersebut.
“Saya sudah mengkomunikasikan hal ini kepada Pak Dadan agar waspada terhadap yayasan maupun investor yang hanya ingin mencari keuntungan. Prioritas utama harus kualitas makanan demi kesehatan anak-anak,” tambahnya.
Lebih jauh, Dudung menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mencegah risiko kesehatan yang mungkin muncul dari program MBG, seperti keracunan makanan. Oleh karena itu, pengawasan lapangan akan terus diperketat oleh KSP bersama Badan Gizi Nasional guna memastikan kualitas dan keamanan makanan tetap terjaga.
Evaluasi secara berkala pada pelaksanaan MBG di berbagai daerah juga terus dilakukan guna menjaga mutu layanan dan keamanan makanan bagi seluruh penerima manfaat program. Dengan langkah ini, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan dengan baik tanpa mengorbankan kesehatan anak-anak yang menjadi prioritas utama.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan