Media KampungKapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melakukan sidak handphone anggota untuk memastikan tidak ada yang terlibat judi online, menegaskan komitmen polisi lokal terhadap disiplin internal.

Inspeksi mendadak dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026 di kantor Polres Situbondo, melibatkan seluruh anggota dan petugas pendukung.

Setiap handphone diperiksa satu persatu, dengan tujuan mengidentifikasi aplikasi atau riwayat yang berhubungan dengan perjudian daring.

Petugas tidak hanya menelusuri menu utama, melainkan juga mengecek riwayat pencarian internet serta nomor telepon yang terdaftar di perangkat.

Kapolres Bayu menegaskan, “Prinsipnya jelas, sebelum turun memberikan edukasi dan menertibkan masyarakat, saya harus memastikan anggota sudah tertib dan bersih dari pelanggaran,”.

Dia menambahkan, “Ini adalah langkah pencegahan dari kami. Pengecekan ini merupakan kegiatan penertiban disiplin anggota,” dan menegaskan pentingnya tidak ada polisi yang melanggar aturan judi online.

Pemeriksaan mencakup deteksi aplikasi judi, jejak transaksi digital, serta histori browsing yang dapat mengindikasikan aktivitas perjudian.

Kapolres mengingatkan bahwa polisi harus menjaga kepercayaan publik dan nama baik kesatuan, karena pelanggaran internal dapat menggerus legitimasi institusi.

Ia mengingatkan dampak buruk judi online, menyatakan, “Permainan judi tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi dampaknya secara nyata bisa merusak ekonomi dan menghancurkan keluarga,”.

Selain membersihkan pelanggaran internal, Bayu mengajak warga Situbondo untuk berperan aktif memantau lingkungan sekitar dari praktik judi daring.

Masyarakat diminta melaporkan indikasi perjudian online melalui Call Center 110 atau layanan Live Chat pada aplikasi Super App Polri.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat dan terkoordinasi dengan unit cybercrime setempat.

Upaya ini selaras dengan kebijakan nasional yang menargetkan penurunan kasus perjudian daring yang terus meningkat di era digital.

Menegakkan disiplin di kalangan anggota dianggap langkah penting untuk mencegah potensi penyalahgunaan wewenang dan menjaga integritas aparat.

Hasil sidak menunjukkan tidak ada anggota yang ditemukan menyimpan aplikasi judi atau riwayat bermain, menandakan keberhasilan inspeksi awal ini.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.