Media Kampung – Viral di TikTok, tren mengonsumsi ikan sardine kalengan untuk mendapatkan kulit sehat dan bercahaya tengah ramai diperbincangkan. Namun, benarkah makan ikan sardine bisa membuat kulit lebih sehat? Para ahli dermatologi dan gizi membenarkan manfaat tersebut, terutama karena kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi.
Ahli jerawat asal New York, Sofie Pavitt, mengaku telah lama merekomendasikan sardine kepada kliennya. Menurutnya, omega-3 membantu menjaga lapisan pelindung kulit sehingga tetap terhidrasi dan mengurangi peradangan, yang sangat bermanfaat bagi penderita jerawat.
Ahli gizi Lauren Manaker menambahkan, ikan kalengan seperti sardine juga menyediakan protein berkualitas tinggi, vitamin D, selenium, dan kalsium jika tulangnya ikut dikonsumsi. Nutrisi ini mendukung kesehatan kulit secara keseluruhan.
Namun, para ahli menegaskan bahwa sardine bukan satu-satunya pilihan. Salmon, mackerel, dan ikan berlemak lainnya memiliki profil nutrisi serupa. Kuncinya adalah konsistensi: konsumsi ikan dua hingga tiga kali per minggu untuk hasil optimal.
Bagi yang tidak menyukai rasa ikan, suplemen minyak ikan bisa menjadi alternatif, meskipun para ahli menyarankan makanan utuh lebih baik. Dokter kulit Shirley Chi menekankan bahwa nutrisi dari makanan lebih mudah diserap tubuh dibandingkan pil.
Popularitas sardine juga mendorong pertumbuhan merek seperti Fishwife, yang co-foundernya, Becca Millstein, mencatat peningkatan penjualan signifikan sejak akhir 2025. Meski demikian, tren ini bukanlah satu-satunya faktor; kualitas dan keberlanjutan produk juga berperan.
Jadi, jawabannya: ya, makan ikan sardine dapat mendukung kesehatan kulit berkat omega-3 dan nutrisi lainnya. Namun, variasikan dengan ikan lain dan konsumsi secara rutin untuk hasil terbaik.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan