Media Kampung – Calvin Dores, putra almarhum musisi Deddy Dores, dilarikan ke Rumah Sakit dr. Suyoto di Jakarta Selatan pada Senin, 25 Mei 2026, setelah mengalami serangan jantung mendadak. Kondisi sang musisi muda saat ini masih memerlukan perhatian intensif dengan bantuan alat oksigen karena sesak napas dan nyeri dada yang cukup hebat.
Kejadian bermula pagi hari saat Calvin mengeluhkan gejala sesak napas dan rasa sakit yang menjalar dari dada hingga punggung. Ibu Calvin, Dagmar C Sunardi, yang juga memiliki riwayat penyakit jantung, segera membawa putranya ke Unit Gawat Darurat (UGD) menggunakan sepeda motor pinjaman. Meski dalam kondisi terbatas, Dagmar berusaha cepat agar kondisi anaknya tidak semakin parah.
Sesampainya di rumah sakit, Calvin tampak sangat lemah dengan napas yang berat dan demam ringan. Menurut Dagmar, putranya masih terus menggunakan oksigen untuk membantu pernapasan yang terganggu akibat serangan jantung tersebut. “Napasnya masih terasa berat dan dadanya pun masih terasa nyeri yang tidak biasa,” ujar Dagmar sambil meminta doa untuk kesembuhan Calvin.
Serangan jantung yang dialami Calvin diduga berkaitan dengan riwayat penyakit jantung dalam keluarga mereka yang bersifat turun-temurun. Selain mendiang ayahnya, Deddy Dores, Dagmar juga pernah menjalani pemasangan ring jantung, sehingga kekhawatiran terhadap kondisi Calvin sudah lama menghantui keluarga mereka.
Pihak keluarga saat ini menunggu hasil pemeriksaan USG jantung yang dijadwalkan dilakukan pada Selasa, 26 Mei 2026, untuk mengetahui kondisi lebih detail dan menentukan langkah medis selanjutnya. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tindakan medis lanjutan yang akan diambil.
Kondisi psikologis dan fisik Calvin juga turut diperhitungkan sebagai pemicu serangan jantung. Sebelum kejadian, Calvin sempat mengalami tekanan berat, termasuk kelelahan fisik yang cukup parah serta tekanan dari perundungan di media sosial. Hal tersebut diduga memperburuk keadaan kesehatannya yang sudah rentan.
Calvin sempat viral karena mengungkapkan niat ekstrem menjual matanya demi memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan ibunya. Situasi ekonomi yang sulit menjadi latar belakang perjuangan hidup dirinya yang jauh dari kemewahan sang ayah. Berbagai pekerjaan serabutan pernah dijalani Calvin demi mencari penghasilan walaupun tetap tidak mencukupi kebutuhan keluarga.
Hingga kini, keluarga dan tim medis masih fokus melakukan pemantauan ketat terhadap kondisi Calvin. Mereka berharap dengan perawatan intensif dan dukungan doa dari masyarakat, Calvin dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitasnya.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap penyakit jantung, terutama yang memiliki faktor keturunan serta pengaruh tekanan hidup yang berat. Kondisi Calvin yang masih memerlukan oksigen dan perawatan intensif menunjukkan betapa seriusnya serangan jantung yang dialaminya di usia yang masih muda.
Semua pihak diminta untuk terus memberikan dukungan moral dan doa bagi kesembuhan Calvin Dores, agar musisi muda ini dapat melewati masa sulit ini dengan baik dan kembali berkarya di masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan