Media Kampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) RPL PG PAUD Universitas Muhammadiyah Jember mengadakan kegiatan pembuatan lilin aromaterapi untuk mengatasi rasa cemas, pusing, dan migrain pada anak SD Griya Ananda di Desa Gedangan, Kabupaten Malang, pada 28 April 2026.
Program ini dirancang oleh Sinta Vidayanti sebagai solusi alami yang dapat mengurangi ketergantungan pada obat farmasi dan sekaligus memberikan pengalaman belajar kreatif kepada siswa.
Sinta menjelaskan bahwa banyak anak selama kegiatan UKA mengalami ketegangan dan sesak napas ringan, sehingga ia memperkenalkan aromaterapi sebagai alternatif relaksasi.
Dengan bahan sederhana seperti minyak goreng, stearin, krayon, dan minyak esensial, para siswa diajak mencampur dan menuangkan campuran ke dalam cetakan.
Aroma lavender dipilih untuk menenangkan pikiran, eucalyptus untuk melancarkan pernapasan, dan peppermint untuk meredakan sakit kepala serta rasa pusing.
Setiap anak dapat memilih warna krayon dan aroma favorit, sehingga proses pembuatan menjadi kegiatan edukatif sekaligus menyenangkan.
Fia, siswi berusia delapan tahun, mengungkapkan kegembiraannya setelah mencium wangi lilin buatan sendiri, menyatakan “Wangi, adem, kepalaku jadi enakan.”
Kepala SD Griya Ananda, Ashofro Abiry, S.Psi., M.Edu., memuji inisiatif tersebut karena lokasi desa jauh dari fasilitas kesehatan, sehingga lilin aromaterapi menjadi alternatif praktis untuk mengurangi keluhan ringan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya mengajarkan keterampilan manual, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan manfaat bahan alami bagi kesehatan.
Setiap peserta menerima satu lilin hasil kreasi mereka sebagai hadiah, sekaligus simbol bahwa mereka telah belajar cara membuat produk yang bermanfaat.
Sinta menekankan pentingnya penggunaan lilin secara aman, yaitu menyalakan tidak lebih dari 20–30 menit, di ruang terbuka, dan selalu di bawah pengawasan orang dewasa.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa pengabdian mahasiswa KKN tidak terbatas pada pengajaran formal, melainkan dapat menciptakan inovasi sederhana yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat desa.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan