Media Kampung – Seorang content creator asal Jakarta Barat, Michelle Young Jonathan, divonis mengalami kista bahu setelah kecanduan padel yang mengakibatkan penggunaan bahu secara berlebihan selama hampir satu tahun, menjadikan kasusnya sorotan utama media kesehatan pada akhir April 2026. Kondisi tersebut terungkap melalui hasil MRI yang menunjukkan adanya benjolan berisi cairan pada tulang bahu serta peradangan pada tendon dan sendi, menegaskan hubungan langsung antara intensitas latihan padel tanpa istirahat yang memadai dan terbentuknya kista bahu.

Michelle mengaku mulai bermain padel pada Oktober 2025, ketika olahraga raket tersebut mulai viral di Indonesia, dan secara konsisten menghabiskan waktu bermain hingga delapan jam dalam satu sesi, termasuk partisipasi dalam turnamen lokal yang menuntut intensitas tinggi. Kebiasaan tersebut berlangsung tanpa program pemanasan atau pendinginan yang terstruktur, sehingga otot-otot bahu, lengan, dan pergelangan tangan mengalami kelelahan kumulatif yang pada akhirnya memicu cedera overuse.

Setelah mengalami rasa lemas pada tangan dan kesulitan mengangkat beban pada turnamen terakhir, Michelle memeriksakan diri ke dokter spesialis olahraga yang menemukan bahwa bahu dan siku menunjukkan tanda-tanda overuse, sementara MRI mengidentifikasi bone cyst pada daerah humerus serta robekan pada ligamen kolateral medial (MCL) di siku. Dokter menjelaskan bahwa peradangan kronis pada tendon dapat menyebabkan pembentukan kista yang bersifat jinak namun berpotensi mengganggu fungsi sendi bila tidak ditangani.

Dr. Sophia Hage, Sp.KO, menekankan pentingnya mendengarkan sinyal tubuh, melakukan pemanasan selama minimal lima belas menit, serta menyisipkan latihan kekuatan otot stabilizer bahu dan lengan untuk mengurangi beban pada struktur tendon. Ia juga menyarankan agar pemain padel mengatur jadwal latihan dengan istirahat yang cukup, menghindari sesi berkelanjutan lebih dari dua jam, dan melakukan pendinginan serta peregangan setelah setiap pertandingan untuk meminimalkan risiko cedera serupa.

Pada saat artikel ini ditulis, Michelle tengah menjalani fisioterapi intensif dan terapi ultrasound untuk mengurangi peradangan, sementara dokter merencanakan aspirasi kista bila ukuran meningkat atau menimbulkan nyeri berkelanjutan; ia diharapkan dapat kembali ke aktivitas ringan dalam tiga bulan ke depan dengan penyesuaian program latihan. Pengalaman Michelle menjadi peringatan bagi atlet amatir maupun profesional bahwa kecanduan pada satu jenis olahraga tanpa memperhatikan prinsip kebugaran dasar dapat berujung pada kondisi medis serius seperti kista bahu.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.