Media Kampung – Cegah Stunting Sejak Dini, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan workshop parenting tentang pencegahan stunting di TK Ananda 1, Probolinggo pada 23 April 2026.
Acara dihadiri oleh wali murid bersama anak‑anak TK serta mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah Erma dan Ketua Paguyuban Neng Mida.
Narasumber utama adalah Ketua II Pokja II Kecamatan Mayangan yang telah mengikuti pelatihan calon pelatih diklat berjenjang tingkat dasar dalam program percepatan penurunan stunting.
Penyuluhan mencakup definisi stunting, faktor‑faktor penyebab, serta langkah‑langkah pencegahan yang dapat diterapkan sejak usia dini di lingkungan keluarga.
Penjelasan menekankan pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pola makan teratur, serta pembatasan jajanan tidak sehat yang kerap menjadi penyumbang risiko gizi buruk pada anak.
“Saya mendapat banyak wawasan baru dan berkomitmen untuk lebih memperhatikan asupan gizi anak di rumah,” ujar Ketua Paguyuban Neng Mida dalam sambutan singkat.
Sebagai tindak lanjut, pada 24 April 2026 mahasiswa KKN membagikan bubur kacang hijau sebagai contoh makanan bergizi kepada anak‑anak TK Ananda 1.
Distribusi makanan sehat ini bertujuan mengajarkan anak cara mengonsumsi makanan bernutrisi serta memotivasi orang tua menyiapkan bekal sehat dari rumah.
Program ini selaras dengan kebijakan pemerintah daerah yang menargetkan penurunan angka stunting melalui edukasi gizi di tingkat posyandu dan sekolah dasar.
Diharapkan kegiatan ini meningkatkan kesadaran orang tua tentang pentingnya pola makan seimbang dan meminimalisir kebiasaan jajan berlebihan pada anak.
Kepala Sekolah Erma menilai workshop berhasil menumbuhkan sinergi antara pihak sekolah, orang tua, dan mahasiswa KKN dalam upaya meningkatkan tumbuh kembang anak.
Dengan lanjutan pemantauan dan kegiatan serupa, diharapkan tingkat stunting di wilayah Probolinggo dapat menurun secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan