Media Kampung – Mahasiswa Program Profesi Ners A16 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jember menyelenggarakan kegiatan KOBRA SEHAT, program Kreasi Olahan Buah dan Sayur Sehat untuk Kendalikan Tekanan Darah, pada Senin 16 Februari 2026 di Balai Desa Rambigundam, Kabupaten Jember.
Acara tersebut menargetkan kader kesehatan, warga dewasa, dan kelompok lansia di desa setempat sebagai upaya promotif dan preventif melawan tingginya kasus hipertensi yang masih menjadi masalah kesehatan utama.
Kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta, dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang diisi penyanyian Lagu Indonesia Raya dan Sang Surya.
Setelah itu, Ketua Panitia, dosen pembimbing, dan Kepala Desa Rambigundam memberikan sambutan singkat mengenai tujuan program.
Dalam sambutannya, panitia menekankan pentingnya pola makan sehat, pemilihan bahan pangan bergizi, serta aktivitas fisik teratur untuk menjaga tekanan darah tetap stabil.
Mahasiswa Profesi Ners menjelaskan bahwa hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena dapat menimbulkan komplikasi serius bila tidak terkelola dengan baik.
Demonstrasi olahan buah dan sayur sehat menjadi inti acara, di mana kader kesehatan menyiapkan berbagai menu berbahan lokal seperti sayuran hijau, buah segar, dan bahan alami kaya serat.
Setiap kreasi menu dinilai oleh tim juri yang terdiri dari tenaga kesehatan wilayah serta dosen pembimbing Fakultas Ilmu Kesehatan Unmuh Jember.
Penilaian difokuskan pada nilai gizi, kemudahan penyajian, serta potensi manfaat dalam mengontrol tekanan darah.
Setelah sesi demonstrasi, juri mengumumkan pemenang lomba dan membagikan hadiah kepada peserta dengan kreasi terbaik.
Penghargaan tersebut dimaksudkan untuk memotivasi kader kesehatan dalam mengembangkan inovasi makanan sehat yang dapat diadopsi di rumah tangga.
Selain edukasi pangan, mahasiswa juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat yang hadir.
Pemeriksaan meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat sebagai skrining awal bagi mereka yang berisiko.
Hasil pemeriksaan dibagikan secara individu, lengkap dengan saran penanganan awal dan rujukan ke fasilitas kesehatan bila diperlukan.
Para peserta menyatakan antusiasme tinggi, mengaku memperoleh wawasan baru tentang cara sederhana menjaga tekanan darah melalui perubahan pola makan sehari-hari.
Banyak warga mengaku merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan yang memungkinkan deteksi dini masalah kesehatan.
Kegiatan KOBRA SEHAT ini juga memperkuat peran mahasiswa Profesi Ners sebagai agen perubahan dalam komunitas.
Dengan melibatkan kader kesehatan lokal, program ini diharapkan dapat menyebarkan pengetahuan secara berkelanjutan di desa Rambigundam.
Latar belakang program berakar pada tingginya prevalensi hipertensi di wilayah Jawa Timur, khususnya di daerah pedesaan yang masih minim akses layanan kesehatan.
Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa sekitar 30% penduduk dewasa di Jawa Timur mengalami tekanan darah tinggi.
Universitas Muhammadiyah Jember menanggapi tantangan tersebut dengan mengintegrasikan kegiatan lapangan ke dalam kurikulum mahasiswa Profesi Ners.
Pengalaman lapangan ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoretis dalam konteks nyata.
Selain itu, kegiatan tersebut mempererat hubungan antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat.
Kepala Desa Rambigundam menilai program KOBRA SEHAT sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran kesehatan warga.
Ia menambahkan bahwa dukungan berkelanjutan dari pihak kampus sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum program.
Mahasiswa menyatakan komitmen untuk melanjutkan serangkaian kegiatan edukasi, termasuk workshop memasak sehat dan sesi olahraga ringan di masa mendatang.
Program lanjutan tersebut direncanakan akan melibatkan lebih banyak desa di Kabupaten Jember, memperluas dampak positif pada tingkat regional.
Dengan demikian, KOBRA SEHAT tidak hanya menjadi satu‑hari event, melainkan fondasi gerakan gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Informasi ini dipublikasikan oleh situs resmi Universitas Muhammadiyah Jember pada tanggal 4 Mei 2026.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan