Media Kampung – Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi menemui Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya di Kertanegara, Jakarta, pada Jumat, 12 Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, Koizumi menyerahkan replika kapal perang bersejarah Jepang, Mikasa, sebagai hadiah kepada Prabowo.

Menurut Koizumi, Prabowo yang memiliki latar belakang militer dan pengalaman sebagai Menteri Pertahanan menyambut hangat hadiah tersebut. “Presiden Prabowo sangat senang menerima hadiah itu, dan itu membuat saya sangat bahagia,” tulis Koizumi melalui akun X miliknya.

Kedua negara bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis serta perkembangan kerja sama pertahanan yang terus berkembang. Koizumi menyampaikan komitmen Jepang untuk memperkuat kerja sama pertahanan berdasarkan Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang ditandatangani kedua negara pada Mei 2026.

Prabowo menyambut baik kemajuan kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang. “Saya menyambut baik kemajuan kerja sama pertahanan Jepang-Indonesia yang terus berkembang,” demikian pernyataan Prabowo yang dikutip Kementerian Pertahanan Jepang.

Kedua pihak juga membahas penguatan kerja sama keamanan maritim, logistik, pemeliharaan, pendidikan militer, hingga pengembangan sumber daya manusia dengan penerimaan kadet Indonesia di National Defense Academy Jepang. Koizumi mengapresiasi Prabowo sebagai sosok yang memprakarsai pengiriman mahasiswa Indonesia ke National Defense Academy di Yokosuka.

Kementerian Pertahanan RI menyebut kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan kapasitas pertahanan kedua negara sekaligus berkontribusi terhadap perdamaian dan stabilitas kawasan. Lebih lanjut, kedua negara mulai membahas peluang kerja sama transfer peralatan pertahanan, termasuk kapal perusak kelas Asagiri.

Prabowo menyampaikan harapannya agar kerja sama peralatan dan teknologi pertahanan dapat menghasilkan kemajuan yang konkret. Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi sepakat menindaklanjuti berbagai kesepahaman yang telah dicapai serta memperkuat koordinasi guna memastikan implementasi kerja sama pertahanan Indonesia-Jepang berjalan secara konstruktif dan saling menguntungkan.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.