Media Kampung – Ali Bagheri, Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menegaskan pada Rabu, 27 Mei 2026, bahwa isu uranium diperkaya tidak masuk dalam agenda perundingan dengan Amerika Serikat.
Bagheri menyatakan hal tersebut dalam keterangan yang dikutip oleh Media Kampung, menambahkan bahwa negosiasi saat ini difokuskan pada penyelesaian konflik yang dimediasi Pakistan.
Konflik bermula setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari 2026, yang kemudian dibalas Tehran, memicu ketegangan diplomatik.
Pemerintah AS, melalui pernyataan mantan Presiden Donald Trump, menuntut agar stok uranium Iran dipindahkan ke Amerika untuk dimusnahkan, mengklaim potensi penggunaan militer.
Iran menolak tuduhan tersebut dan menegaskan program nuklirnya bersifat damai, sementara Pakistan terus berupaya memfasilitasi dialog agar tercapai kesepakatan damai antara Washington dan Teheran.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




