Media Kampung – Sebanyak 40.000 warga di Orange County, California, diperintahkan untuk mengungsi setelah sebuah tangki bahan kimia berukuran besar mengalami kebocoran dan berpotensi meledak. Insiden ini terjadi di kawasan Garden Grove pada Kamis (21/5) waktu setempat dan memicu kekhawatiran akan ledakan serta penyebaran asap beracun yang membahayakan kesehatan masyarakat.
Tangki yang bocor tersebut berisi metil metakrilat, cairan mudah menguap dan sangat mudah terbakar yang biasa digunakan dalam industri plastik dan resin. Kapasitas tangki ini sekitar 34.000 galon, dengan isi bahan kimia antara 6.000 hingga 7.000 galon yang mulai mengeluarkan uap berbahaya akibat kegagalan sistem pendingin dan kerusakan pada katup pelepas tekanan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Orange County, Craig Covey, menyatakan bahwa situasi sangat genting karena hanya ada dua kemungkinan buruk yang dapat terjadi, yakni tangki bisa pecah dan menumpahkan bahan kimia berbahaya ke lingkungan sekitar atau terjadi ledakan yang dapat memicu kebakaran lebih luas, termasuk pada tangki lain yang berisi bahan bakar dan bahan kimia.
“Tangki ini akan pecah, dan kita tidak tahu kapan waktunya,” ujar Covey dalam konferensi pers. Upaya pemadaman dan pendinginan tangki terus dilakukan oleh petugas, namun suhu tangki justru meningkat mencapai sekitar 32 derajat Celsius pada Sabtu (23/5), naik dari 25 derajat Celsius sehari sebelumnya, yang menunjukkan kondisi semakin kritis.
Perintah evakuasi awal dikeluarkan pada Jumat pagi dan meluas mencakup wilayah Garden Grove serta lima kota lainnya di Orange County, yaitu Cypress, Stanton, Anaheim, Buena Park, dan Westminster. Sekitar 15 sekolah terpaksa ditutup sementara guna menghindari risiko bahaya bagi pelajar. Meski demikian, Kepala Polisi Garden Grove Amir El-Farra menyebutkan masih ada ribuan warga yang enggan meninggalkan rumahnya meski telah diimbau untuk evakuasi.
Kondisi ini membuat otoritas setempat menyiapkan dua lokasi penampungan bagi para pengungsi. Selain itu, sejumlah acara publik, termasuk festival tahunan dan lomba lari, dibatalkan untuk mengalihkan fokus pada penanganan darurat. Fasilitas yang terdampak adalah pabrik milik GKN Aerospace, produsen suku cadang pesawat komersial dan militer, yang beroperasi di lokasi tersebut.
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) mengingatkan bahwa paparan metil metakrilat dapat menyebabkan iritasi pada kulit, mata, dan saluran pernapasan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban luka atau kematian akibat insiden ini.
Warga setempat, seperti Danny Pham yang tinggal beberapa blok dari lokasi kejadian, mengaku terkejut dengan perintah mendadak untuk mengungsi dan masih mencari tempat tinggal sementara. Pemerintah daerah terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan upaya untuk menstabilkan suhu tangki guna mencegah terjadinya ledakan berbahaya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan