Media Kampung – Iran memperingatkan bahwa perang di Timur Tengah akan meluas keluar kawasan jika Amerika Serikat (AS) melakukan serangan lagi. Peringatan ini disampaikan oleh Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington dapat menyerang Iran kembali jika tidak ada kesepakatan tentang penyelesaian perang dalam beberapa hari mendatang.
IRGC memperingatkan bahwa perang regional yang dijanjikan kali ini akan meluas jauh keluar kawasan. Mereka juga mengancam bahwa serangan dahsyat mereka akan menghancurkan AS jika agresi terhadap Iran diulangi. Peringatan ini muncul setelah perundingan antara AS dan Iran selalu menemui jalan buntu.
Perang antara AS dan Iran telah berlangsung sejak 28 Februari 2026 dan telah menewaskan para pemimpin Iran terkemuka, termasuk pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Gencatan senjata telah berlaku sejak 8 April 2026, namun ketegangan masih tinggi. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menulis di media sosial bahwa kembalinya perang akan menghadirkan lebih banyak kejutan.
Trump menawarkan tenggat waktu beberapa hari untuk melanjutkan serangan, jika kesepakatan tidak tercapai. Ini menambah ketegangan di kawasan dan membuat dunia internasional khawatir tentang eskalasi konflik. Garda Revolusi juga menyatakan bahwa musuh Amerika-Zionis harus tahu bahwa meskipun serangan dilakukan terhadap mereka menggunakan kemampuan penuh dari dua tentara termahal di dunia, mereka belum mengerahkan kekuatan penuh revolusi Islam.
Kondisi terbaru menunjukkan bahwa perang dapat meluas ke luar kawasan jika tidak ada upaya serius untuk menyelesaikan konflik. Dunia internasional harus menyadari bahaya yang mengancam dan berusaha untuk mencegah eskalasi konflik lebih lanjut.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan