Media Kampung – Militer Israel (IDF) membuka penyelidikan terkait dugaan pelecehan terhadap patung Bunda Maria di Lebanon selatan oleh seorang tentaranya. Insiden ini memicu kecaman luas dan menambah sorotan terhadap tindakan pasukan Israel di wilayah perbatasan Lebanon.

Foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang tentara Israel memasukkan rokok ke mulut patung Bunda Maria di desa Debel, Lebanon selatan. Desa Debel sendiri merupakan wilayah dengan mayoritas penduduk Kristen. Menurut laporan Times of Israel, foto tersebut diambil beberapa minggu lalu, namun baru viral pada Rabu (6/5/2026).

Menanggapi kejadian ini, pihak militer Israel menyatakan akan memandang insiden tersebut dengan serius. IDF menegaskan bahwa perilaku tentara tersebut menyimpang dari nilai-nilai yang diharapkan dari pasukannya. “Insiden ini akan diselidiki, dan tindakan komando terhadap tentara yang bersangkutan akan diambil sesuai hasil temuan,” demikian pernyataan resmi militer Israel.

Kasus ini bukan pertama kalinya terjadi. Sebelumnya, seorang tentara Israel juga terekam merusak patung Yesus di desa yang sama pada bulan April lalu. Insiden tersebut memicu reaksi keras dari masyarakat Lebanon dan komunitas Kristen. Dua tentara yang terlibat dalam vandalisme patung Yesus sebelumnya dilaporkan telah dicopot dari tugas tempur dan dijatuhi hukuman disiplin.

Selain kasus perusakan patung, media Lebanon juga melaporkan adanya penghancuran panel surya, rumah warga, jalan, hingga kebun zaitun di wilayah Debel. Kerusakan ini disebut berdampak langsung terhadap pasokan air dan kehidupan warga sipil setempat. Militer Israel mengklaim menghormati kebebasan beragama, tempat suci, dan simbol keagamaan dari semua agama dan komunitas serta tidak memiliki niat untuk merusak infrastruktur sipil seperti bangunan keagamaan.

Situasi di Lebanon sendiri semakin memanas dalam beberapa pekan terakhir. Israel meningkatkan serangan ke sejumlah wilayah, termasuk pinggiran selatan Beirut, dengan alasan menargetkan kelompok Hezbollah. Di sisi lain, banyak wilayah di Lebanon selatan dilaporkan mengalami kerusakan besar akibat operasi militer yang terus berlangsung.

Investigasi internal sedang berlangsung untuk memastikan kronologi lengkap kejadian ini. IDF menegaskan komitmennya untuk menghormati kebebasan beragama dan akan mengambil tindakan tegas jika terbukti ada pelanggaran.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.