Media Kampung – Eropa baru saja memperkenalkan tank tempur termahal dalam sejarah, dengan nilai proyek mencapai 23 miliar euro atau sekitar Rp471 triliun. Tank canggih ini dipamerkan dalam pameran pertahanan terbesar Eropa, Eurosatory 2026, di Paris. Kolaborasi antara Leonardo dari Italia dan Rheinmetall dari Jerman melalui perusahaan patungan Leonardo Rheinmetall Military Vehicles (LRMv) melahirkan kendaraan tempur generasi baru yang digadang-gadang sebagai masa depan kekuatan darat Eropa.
Proyek ambisius ini berawal dari keputusan Italia untuk memodernisasi armada kendaraan tempurnya. Roma mengalokasikan dana sekitar 8,2 miliar euro (Rp167 triliun) untuk membeli sekitar 270 unit tank baru. Awalnya, Italia sempat menjajaki kerja sama dengan perusahaan Prancis KNDS, namun negosiasi gagal. Rheinmetall kemudian masuk dan menawarkan platform Panther sebagai basis pengembangan tank baru tersebut.
Secara teknis, tank ini dibangun di atas platform Panther buatan Rheinmetall. Keunggulan utamanya terletak pada lapisan perlindungan dan sistem digital canggih yang terintegrasi. Meski detail spesifikasi belum diungkap sepenuhnya, tank ini dirancang untuk menghadapi tantangan perang modern, termasuk serangan siber dan drone. Potensi ekspor tank ini diperkirakan bisa menembus 50 miliar euro (Rp1.024 triliun), menjadikannya salah satu proyek pertahanan paling bernilai di Eropa.
Kemitraan Leonardo dan Rheinmetall melalui LRMv, yang dibentuk pada 2024 dengan kepemilikan 50:50, menandai langkah strategis membangun pusat industri pertahanan darat Eropa yang kompetitif secara global. Kantor pusat perusahaan patungan ini berada di Roma, sementara pusat operasionalnya di La Spezia, Italia. Kehadiran tank ini di Eurosatory 2026 menjadi bukti ambisi Eropa dalam menciptakan generasi baru tank tempur yang siap bersaing di pasar global dan menghadapi era perang masa depan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan