Media Kampung – 1666 Amsterdam merupakan sebuah game yang dirancang dengan konsep inovatif dan dunia yang luas, namun menghadapi sejumlah tantangan menjelang rilis akses awal pada 25 Agustus 2026. Game ini dikembangkan oleh Panache Digital Games yang dipimpin oleh Patrice Désilets, sosok berpengalaman yang juga dikenal sebagai kreator Assassin’s Creed.
Pada pratinjau terbaru, aspek visual dan atmosfer 1666 Amsterdam mendapat apresiasi, terutama pengalaman melayang di atas kota Amsterdam abad ke-17 di malam hari dengan latar lampu minyak yang temaram. Namun, saat gameplay lebih dekat diperhatikan, sejumlah kekurangan muncul, terutama dalam mekanisme pertempuran yang terasa kurang menantang dan minim variasi pada tahap awal permainan.
Konsep dan Mekanisme Permainan
Dalam 1666 Amsterdam, pemain mengendalikan karakter Noa, seorang penyihir yang dibantu oleh kucing peliharaan yang menyimpan jiwa seorang pria dari tahun 1990-an. Pemain berhadapan dengan kelompok pemburu penyihir dan harus mengungkap identitas makhluk demonik yang disebut Originals.
Game ini menawarkan eksplorasi luas di kota Amsterdam dengan berbagai cara untuk menyelinap dan menyelesaikan teka-teki infiltrasi, mulai dari kekuatan magis hingga pendekatan cerdik. Fitur roguelite juga disematkan, di mana pemain dapat memperoleh dan memilih kemampuan baru setelah mengalahkan Originals, namun kemampuan tersebut akan reset jika karakter mati.
Tantangan dan Kekurangan
Meski konsepnya menjanjikan, pengalaman pratinjau menunjukkan beberapa masalah teknis dan gameplay yang perlu diperbaiki. Pertarungan dengan musuh manusia terasa monoton, hanya mengandalkan serangan sederhana dan menghindar tanpa variasi serangan magis yang semestinya menarik. Belum adanya pengaturan tingkat kesulitan juga menjadi perhatian, meskipun pengembang mempertimbangkan hal ini.
Sebuah contoh kegagalan teknis terjadi pada pertarungan bos yang tidak berjalan mulus karena bug, di mana bos demonik yang seharusnya menjadi klimaks pertarungan malah meninggalkan arena sebelum pertarungan selesai.
Harapan ke Depan
Pengembang menekankan proses iterasi yang cepat dengan 15-20 build per hari, fokus pada progresi daripada kesempurnaan. Jika 1666 Amsterdam dapat mengatasi sejumlah kendala teknis dan menyempurnakan mekanisme gameplay, terutama fitur roguelite yang menawarkan variasi kemampuan, game ini berpotensi menjadi pengalaman yang menarik dan layak dinantikan.
Rilis akses awal yang semakin dekat menjadi momen penting bagi Panache Digital Games untuk membuktikan bahwa 1666 Amsterdam tidak hanya menjanjikan secara konsep, tetapi juga memberikan pengalaman bermain yang memuaskan bagi para pemain.














Tinggalkan Balasan