Media Kampung – 16 April 2026 | Jember Marching Band (JMB) siap tampil di Asian Music Games 2026 dengan target mengukir empat medali emas bagi Indonesia. Persiapan intensif tim ini telah berjalan sejak akhir tahun 2025 menjelang kompetisi yang akan digelar 3‑13 September 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ajang Asian Music Games merupakan kompetisi musik marching internasional yang mempertemukan tim-tim terbaik dari Asia. Kehadiran JMB di Malaysia diharapkan meningkatkan profil musik marching Indonesia di panggung global.

Seleksi anggota JMB dimulai pada bulan Desember 2025 melalui serangkaian audisi regional di Jember. Dari proses tersebut terpilih 121 atlet marching yang memenuhi standar teknis dan artistik.

Latihan rutin dijadwalkan setiap hari Selasa hingga Minggu sejak Januari 2026 di GOR PKPSO. Pada hari Selasa‑Jumat sesi berlangsung pukul 19.00‑22.00 WIB, sementara Sabtu‑Minggu latihan dimulai pukul 14.00 hingga 22.00 WIB.

Pada pertengahan Maret 2026, lokasi latihan dipindahkan ke Jember Sport Garden (JSG) untuk memanfaatkan fasilitas lapangan terbuka yang lebih luas. Intensitas latihan tetap dipertahankan meski kondisi cuaca berubah-ubah.

Agar kebugaran dan kohesi tim optimal, atlet diberi kesempatan menginap selama akhir pekan di asrama tim. Program menginap ini mencakup sesi teknik, koreografi, serta pemulihan fisik.

Tema pertunjukan JMB pada Asian Music Games 2026 diangkat dengan judul “Rise to Victory”. Tema ini menggambarkan perjuangan seorang atlet yang bangkit dari cedera hingga kembali berprestasi sebagai atlet paralimpik.

Kisah inspiratif tersebut dipilih untuk memotivasi anggota tim serta menumbuhkan semangat kebangsaan di antara penonton. Penggunaan narasi kebangkitan menguatkan pesan bahwa kerja keras dapat mengatasi rintangan.

Tim JMB terdiri dari 121 atlet dan enam pelatih utama yang mengawasi aspek musikal, koreografi, dan kebugaran. Selain itu, terdapat staf medis, psikolog olahraga, dan koordinator logistik yang mendukung proses latihan.

Dengan tambahan petugas administrasi dan personel pendukung, total rombongan yang akan berangkat ke Kuala Lumpur diperkirakan mencapai 135 orang. Kedatangan delegasi berukuran besar ini menandai komitmen Jember dalam menampilkan kualitas terbaik.

Sebulan sebelum keberangkatan, tim JMB melakukan survei lokasi di Kuala Lumpur serta mengikuti pertemuan teknis bersama panitia Asian Music Games. Kegiatan tersebut memastikan kesiapan teknis, pemahaman peraturan kompetisi, dan adaptasi terhadap venue.

Dukungan finansial dan logistis datang dari Pemerintah Kabupaten Jember, sponsor korporat, serta partisipasi aktif orang tua atlet. Semua pihak berkontribusi dalam penyediaan perlengkapan, transportasi, serta konsumsi selama fase latihan.

“Latihan marching band membutuhkan intensitas tinggi, sehingga dukungan semua pihak, terutama orang tua, sangat membantu,” ujar Ketua JMB Tri Basuki pada program Halo RRI, Rabu 15 April 2026. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pelatih dan keluarga menjadi kunci keberhasilan persiapan.

Selain bersaing, JMB juga memanfaatkan ajang ini sebagai platform promosi budaya Jember. Kabupaten Jember direncanakan menjadi tuan rumah Marching Music Sport tingkat internasional pada Agustus 2027, dengan partisipasi sekitar 12 negara.

Target empat medali emas didasarkan pada analisis performa tim pada kompetisi regional tahun lalu. Jika tercapai, prestasi tersebut akan menambah catatan emas Indonesia di Asian Music Games.

Saat ini, latihan intensif terus berlangsung dengan evaluasi rutin setiap minggu. Tim melaporkan peningkatan presisi langkah, kualitas musik, serta koordinasi formasi yang semakin solid.

Dengan jadwal keberangkatan yang semakin dekat, JMB menyatakan kesiapan penuh untuk menampilkan aksi terbaik di Kuala Lumpur. Penggemar musik marching Indonesia menantikan penampilan gemilang yang akan mengharumkan nama bangsa.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.