Media Kampung – Cairn, sebuah permainan simulasi pendakian gunung, kini memberikan pengalaman baru bagi para pemain untuk menunjukkan pencapaian mereka. Developer The Game Bakers bekerja sama dengan Mighty Merch menghadirkan fitur yang memungkinkan pemain mencetak kaos yang menampilkan jalur pendakian mereka langsung dari menu dalam game.
Permainan ini menantang pemain untuk mencapai puncak gunung Mount Kami melalui berbagai rute yang bisa dipilih sesuai strategi dan keberanian masing-masing. Meski jalur yang lebih mudah tersedia, pemain memiliki kebebasan untuk mengambil jalur yang lebih sulit bahkan yang jarang dilalui oleh hewan liar di gunung tersebut.
Selama ini, cara utama untuk menunjukkan keberhasilan dalam bermain Cairn hanya sebatas membagikan tangkapan layar peta jalur pendakian. Namun, berbagi di internet seringkali kurang memuaskan karena interaksi yang terbatas dan risiko komentar negatif. Menyikapi hal ini, The Game Bakers menghadirkan fitur cetak kaos lewat menu ‘Extra’ di dalam game yang baru dapat diakses setelah pemain berhasil menyelesaikan pendakian hingga puncak.
Fitur ini memungkinkan para pemain untuk mengabadikan perjalanan mereka dalam bentuk desain kaos, yang kemudian dapat dicetak melalui layanan Mighty Merch. Dengan begitu, pencapaian pemain tidak hanya bisa dibagikan secara digital tetapi juga dapat dikenakan secara nyata sebagai bentuk kebanggaan pribadi.
Cairn sendiri meluncur pada Februari dan langsung mendapat sambutan positif. Pada Maret, game ini sudah terjual sebanyak 500.000 kopi, angka yang cukup mengesankan untuk genre simulasi pendakian yang terbilang niche. Selain itu, The Game Bakers juga berencana menghadirkan konten tambahan secara cuma-cuma berjudul On the Trail pada musim panas nanti, yang akan menambah pengalaman bermain lebih jauh.
Langkah inovatif ini menunjukkan bagaimana pengembang game berupaya memberikan nilai tambah dan cara baru bagi pemain untuk merayakan pencapaian mereka di dunia nyata. Fitur cetak kaos di Cairn menjadi bukti nyata bahwa permainan tidak hanya soal gameplay tetapi juga bagaimana pemain dapat mengabadikan momen unik mereka dengan cara yang kreatif dan personal.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan