Media KampungScott Miller, pendiri Apogee Entertainment, dikenal sebagai sosok veteran di dunia game yang telah menghabiskan lebih dari 1.000 jam bermain World of Warcraft. Selain itu, ia juga mengungkapkan kebiasaannya selalu memilih karakter warrior saat memainkan game RPG, karena gaya bermain yang agresif dan langsung bertarung di garis depan.

Memulai kariernya di dunia game sejak 1975 dengan menulis program untuk komputer seperti Wang 2200 dan Commodore PET, Miller kemudian mendirikan Apogee Software pada 1987. Ia terkenal sebagai pelopor model shareware dengan merilis episode pertama game secara gratis dan menjual episode selanjutnya. Melalui model ini, Apogee mengeluarkan seri populer seperti Commander Keen dan Wolfenstein 3D. Saat perusahaan bertransformasi menjadi 3D Realms, Miller terlibat dalam produksi game Max Payne dan Prey.

Saat ini, Miller masih aktif di Apogee Entertainment sebagai kepala bagian penerbitan dan tengah mengerjakan sekitar 12 proyek game. Ia juga terlibat langsung dalam playtesting, salah satunya untuk game Vexlands yang sedang dalam pengembangan. Namun, dalam waktu luangnya, Miller menyukai game seperti Far Far West, sebuah game bertema barat futuristik yang mengombinasikan elemen open-world dan RPG dengan sistem leveling karakter dan senjata.

Scott Miller juga menceritakan bahwa game dengan jam terlama yang pernah ia mainkan adalah World of Warcraft. Ia sangat menikmati permainan tersebut sejak awal peluncurannya dan aktif bermain selama dua tahun penuh, hingga mencapai level sekitar 80. Ia menyukai game tersebut karena dapat dimainkan secara singleplayer tanpa harus bergantung pada tim, walaupun sesekali ia juga bermain bersama teman dalam mode multiplayer. Miller menyatakan, “Saya selalu memilih gaya bertarung warrior. Saya lebih suka dekat dengan musuh dan langsung menyerang dengan kekuatan penuh.” Pernyataan ini menegaskan preferensinya dalam memilih karakter game yang bertarung secara langsung dan agresif.

Selain World of Warcraft, Miller juga mengapresiasi game lain seperti The Drifter dan Stray yang menawarkan pengalaman berbeda, dari teka-teki hingga atmosfer yang mendalam. Ia juga mengaku sering memainkan game-game yang dikembangkan di Apogee untuk memberikan masukan langsung kepada tim pengembang.

Meskipun memiliki banyak game di komputernya, Miller mengaku tidak memiliki game yang tidak pernah dihapus. Ia lebih memilih mencoba game baru daripada mengulang yang lama. Di sisi lain, untuk hiburan singkat, Miller menyukai permainan cepat di ponsel seperti minigolf yang rutin ia mainkan sebagai jeda aktivitas.

Dalam kehidupan sehari-hari, Miller lebih mengandalkan perangkat sederhana seperti browser dan aplikasi Discord untuk komunikasi. Ia juga menggunakan layar besar untuk bekerja agar lebih efektif tanpa harus menggunakan banyak monitor.

Kiprah Scott Miller dalam industri game dan kegemarannya bermain warrior di berbagai RPG memberikan gambaran tentang bagaimana seorang pionir industri tetap menjaga kecintaannya pada game dengan gaya bermain yang konsisten dan penuh semangat.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.