Media Kampung – Produser dari seri Dead Space, Chuck Beaver, menyatakan bahwa kemungkinan besar kita tidak akan melihat kelanjutan Dead Space 4 karena angka penjualan yang tidak memenuhi ekspektasi penerbit, Electronic Arts (EA).
Dalam wawancara terbaru, Beaver mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama adalah kebutuhan EA terhadap game yang dapat menjadi hit besar secara finansial. Dia mencontohkan bahwa pada masa Frank Gibeau, mantan wakil presiden EA, sebuah proyek seperti Dead Space harus mampu terjual sekitar lima juta unit agar layak untuk dipertahankan. Namun, seiring naiknya biaya produksi, target itu kini meningkat menjadi sekitar 15 juta unit.
Lebih jauh, Beaver menjelaskan bahwa saat ini perusahaan game cenderung mencari produk yang bisa menjadi sumber pendapatan berkelanjutan, seperti model live service atau monetisasi berkelanjutan yang populer di pasar. Game singleplayer seperti Dead Space, yang tidak menawarkan fitur tersebut, dianggap sudah ketinggalan zaman dalam konteks bisnis game modern.
Fenomena ini juga terlihat pada game lain di bawah naungan EA, seperti Dragon Age: The Veilguard, yang mendapat respons positif dari penggemar namun tetap dianggap gagal secara komersial karena tidak mampu menarik audiens yang lebih luas. CEO EA, Andrew Wilson, menyebut bahwa tren saat ini menuntut game agar memiliki elemen dunia bersama dan keterlibatan yang lebih dalam untuk menjamin keberlangsungan finansial.
Meski begitu, Dead Space tetap dikenang sebagai salah satu game horor yang berkualitas, bahkan setelah remake-nya yang dirilis pada 2023 mendapatkan sambutan baik, meskipun penjualannya tidak spektakuler. Hal serupa juga dialami oleh The Callisto Protocol, game yang memiliki kemiripan dengan Dead Space dan dipimpin oleh produser eksekutif asli Dead Space, Glen Schofield, yang juga mengalami tanggapan pasar yang kurang menggembirakan dan meninggalkan industri game kurang dari setahun setelah peluncuran.
Kondisi ini menunjukkan bahwa perkembangan industri game saat ini semakin menuntut kesuksesan finansial yang sangat tinggi dan model bisnis yang berkelanjutan, sehingga proyek-proyek seperti Dead Space 4 sulit untuk diwujudkan dalam waktu dekat. Chuck Beaver menutup pembicaraannya dengan candaan bahwa mungkin saja kecerdasan buatan suatu hari nanti bisa membuat Dead Space 4 hanya dengan mengetik perintah, namun itu tetap hanya sebuah guyonan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan