Media Kampung – Peluncuran iPhone 18 Pro yang semakin dekat disertai dengan prediksi kenaikan harga yang signifikan dan potensi kelangkaan pasokan akibat krisis komponen DRAM global. Informasi ini penting mengingat minat konsumen yang tinggi terhadap model terbaru ini.
Kenaikan harga iPhone 18 Pro diperkirakan terjadi karena sejumlah faktor, termasuk peningkatan biaya komponen seperti memori DRAM dan sistem kamera dengan variable aperture yang lebih canggih. Apple juga akan membekali perangkat ini dengan chip A20 Pro berbasis teknologi 2 nanometer dari TSMC, yang memiliki biaya produksi lebih tinggi.
Apple CEO Tim Cook menggambarkan situasi pasar memori sebagai “banjir seratus tahun” dalam harga, menjelaskan kenaikan eksponensial dalam biaya memori. Analis Ming-Chi Kuo melaporkan bahwa lensa variable aperture pada kamera utama iPhone 18 Pro akan menaikkan harga jual rata-rata sebesar 50% dibanding model sebelumnya.
Analisis dari TechInsights memperkirakan harga awal iPhone 18 Pro dapat mencapai antara $1.299 hingga $1.399 untuk mempertahankan margin keuntungan yang serupa dengan model iPhone 17 Pro sebelumnya. Analis Jeff Pu juga memperkirakan kenaikan harga antara $250 dan $300 untuk model baru ini.
Dari sisi spesifikasi, iPhone 18 Pro Max akan hadir dengan layar 6,9 inci LTPO Super Retina XDR OLED yang mendukung refresh rate 120Hz, HDR10, Dolby Vision, serta perlindungan Ceramic Shield generasi kedua dan Dynamic Island yang lebih kecil. Sistem kameranya mengusung tiga sensor 48MP dengan variable aperture, periscope telephoto 4x, dan ultrawide yang mendukung kebutuhan fotografi yang lebih luas.
Namun, produksi iPhone 18 Pro berpotensi terkendala kelangkaan DRAM global yang berdampak pada pasokan awal perangkat. Apple dan mitra manufakturnya menghadapi tantangan dalam memasang chip A20 Pro dengan memori DRAM karena keterbatasan pasokan tersebut. Saat ini, sekitar senilai US$1 miliar chip prosesor Apple terhambat menunggu pasokan DRAM sebelum dapat melanjutkan proses produksi.
Apple juga dikabarkan tidak akan meluncurkan model iPhone 18 standar tahun ini, hanya menghadirkan versi Pro, Pro Max, dan varian foldable iPhone Ultra pada acara peluncuran di awal September, sehingga pilihan iPhone baru pada 2026 lebih terbatas dan harganya lebih tinggi.
Kondisi ini bisa menyebabkan waktu tunggu pembelian dan stok awal iPhone 18 Pro menjadi terbatas, meskipun Apple masih optimistis dapat memenuhi permintaan awal. Selain itu, Apple tengah mencari diversifikasi pemasok DRAM, termasuk kemungkinan memasukkan ChangXin Memory Technologies sebagai sumber tambahan untuk mengurangi ketergantungan pasokan.
Dengan semua faktor ini, konsumen disarankan untuk mempersiapkan anggaran lebih dan mempertimbangkan potensi keterbatasan stok saat iPhone 18 Pro resmi diluncurkan.













Tinggalkan Balasan