Media Kampung – Google memperkenalkan Googlebook, kategori laptop baru yang menggabungkan sistem operasi Android dengan fondasi desktop ChromeOS. Perangkat ini menawarkan pengalaman terintegrasi antara smartphone Android dan laptop, didukung fitur AI Gemini, dengan harga mulai sekitar Rp16 jutaan.

Googlebook hadir sebagai alternatif dari Chromebook dengan sistem operasi yang lebih adaptif untuk aplikasi Android di layar besar. Sistem operasi Googlebook OS menampilkan desain Material 3 Expressive yang modern dan mendukung konektivitas mulus dengan ponsel Android pengguna. Fitur utama termasuk akses file lintas perangkat, pelanjutan aktivitas, serta dukungan aplikasi dari Google Play Store yang diberi label kompatibilitas khusus untuk laptop.

Integrasi AI Gemini pada Googlebook OS

<pGooglebook OS mengintegrasikan Gemini, asisten AI yang dapat diakses melalui antarmuka sistem, tombol khusus keyboard, dan fitur Magic Pointer. Gemini membantu memahami konteks layar untuk memberikan saran dan tindakan relevan. Fitur AI tambahan meliputi:

  • Magic Pointer: Memahami konteks di layar dan memberikan bantuan interaktif.
  • Create My Widget: Membuat widget berdasarkan perintah pengguna.
  • Rambler: Mentranskripsikan ucapan sambil menghilangkan kata pengisi.
  • Universal File Search: Mencari file di laptop dan perangkat Android yang terhubung.

Google menjamin pembaruan perangkat lunak hingga 10 tahun dan menyediakan Google AI Pro selama 12 bulan tanpa biaya tambahan untuk pembelian perangkat tertentu.

Lima Model Perdana Googlebook

Google menggandeng lima produsen laptop ternama yaitu Acer, ASUS, Dell, HP, dan Lenovo untuk meluncurkan Googlebook dengan spesifikasi premium dan fitur unggulan sebagai berikut:

  • Acer Googlebook 14: Model paling terjangkau, layar OLED 14 inci 2.8K, convertible 2-in-1, prosesor Intel Core Ultra 5, RAM 16 GB, penyimpanan 512 GB, bodi aluminium dan magnesium, baterai tahan hingga 16 jam.
  • ASUS Googlebook 14: Laptop ringan sekitar 1 kg, layar OLED 14 inci 2.8K, prosesor Intel Core Ultra, RAM 16 GB, penyimpanan 512 GB, harga mulai US$1.299.
  • Dell XPS Googlebook: Layar sentuh 13,4 inci 2.5K, prosesor Qualcomm Snapdragon X Elite, RAM 16 GB, penyimpanan 512 GB, baterai tahan hingga 18 jam, harga mulai US$999.
  • HP Googlebook 14: Layar OLED 14 inci 2.8K, prosesor Snapdragon X Elite, RAM 16 GB, penyimpanan 512 GB, fitur keamanan sidik jari dan face unlock, harga mulai US$1.299.
  • Lenovo Googlebook 15: Layar terbesar 15,3 inci OLED 2.8K, prosesor Intel Core Ultra, RAM 16 GB, penyimpanan 512 GB, harga mulai US$1.099.

Harga dan Ketersediaan

Google membuka pre-order Googlebook mulai 21 September 2026 di Amerika Serikat dengan harga mulai dari US$899 atau sekitar Rp16,1 juta hingga US$1.299 (~Rp23,2 juta) berdasarkan kurs Rp17.900 per dolar AS. Peluncuran awal akan menyasar pasar Amerika Serikat, Kanada, Inggris, Irlandia, Prancis, Jerman, dan Australia. Hingga saat ini belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia.

Googlebook menjadi langkah strategis Google dalam memasuki pasar laptop premium dengan menawarkan perangkat yang lebih terhubung dengan ekosistem Android sehari-hari. Beragam model perdana menunjukkan Googlebook menyasar berbagai tipe pengguna, mulai dari convertible, laptop ringan, hingga perangkat dengan layar besar dan performa tinggi berbasis Snapdragon maupun Intel.