Media Kampung, Pemerintah Kota Madiun terus mendorong pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di Kota Pendekar. Program ini juga dipersiapkan untuk menghadapi sejumlah ajang perlombaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun meninjau P2L Seroja di kawasan Boschbou (Bosbow), Kelurahan Oro-Oro Ombo, Kecamatan Kartoharjo, belum lama ini. Menurut Bagus, P2L Bosbow menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena keberhasilannya mengantarkan Kelurahan Oro-Oro Ombo meraih juara pertama Lomba Kelurahan tingkat Jawa Timur. Berkat prestasi tersebut, kelurahan itu dipercaya mewakili Jawa Timur pada kompetisi tingkat nasional.

Pemkot Madiun melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) terus mendorong pengembangan potensi P2L di berbagai wilayah. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah memetakan lokasi-lokasi yang memiliki potensi besar agar dapat memperoleh dukungan pengembangan secara optimal. “Potensi yang ada akan kami petakan sehingga pengembangannya lebih terarah dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Bagus.

Dia berharap pengembangan P2L di Kota Madiun terus meningkat, baik dari sisi kualitas maupun produktivitas. Dengan demikian, program tersebut tidak hanya mampu mengukir prestasi di berbagai ajang, tetapi juga menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah.