Media Kampung – Mahasiswa KKN RPL Universitas Muhammadiyah Jember berpartisipasi dalam aksi sosial PKK dengan menyalurkan santunan sembako kepada para lansia di Desa Pujerbaru, Kecamatan Maesan, Kabupaten Bondowoso pada Rabu, 23 April 2026. Kegiatan ini menegaskan komitmen bersama antara institusi pendidikan, lembaga kemasyarakatan, dan warga setempat dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan.

Acara dimulai dengan upacara pembukaan yang diiringi penyanyian lagu Indonesia Raya dan Mars PKK, serta pembacaan Sholawat Nariyah yang menambah suasana khidmat. Selanjutnya Ketua Tim Penggerak PKK Desa Pujerbaru menyampaikan sambutan singkat mengenai tujuan utama program bantuan sembako.

Tim Penggerak PKK Desa Pujerbaru menargetkan 45 lansia yang berada dalam kondisi ekonomi sulit, dengan masing‑masing menerima paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, dan kebutuhan pokok lainnya. Pendanaan kegiatan berasal dari dana CSR setempat serta sumbangan sukarela warga desa.

Petugas kesehatan Kecamatan Maesan memberikan penyuluhan tentang pencegahan penyakit campak serta edukasi pentingnya menghindari perkawinan dini, sebagai upaya memperkuat profil kesehatan masyarakat. Penyuluhan tersebut disampaikan secara interaktif dengan melibatkan audiens lansia dan relawan mahasiswa.

Mahasiswa KKN RPL Unmuh Jember berperan sebagai koordinator logistik, mengatur penataan perlengkapan, dan memastikan distribusi paket sembako berjalan tertib. Selain itu, mereka membantu mengumpulkan data penerima manfaat dan mencatat distribusi untuk keperluan laporan akhir.

“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesejahteraan lansia di desa kami,” ujar Ketua TP PKK Desa Pujerbaru dalam sambutan resmi. Pernyataan tersebut mencerminkan harapan komunitas untuk terus melanjutkan program serupa di masa depan.

Distribusi sembako dilaksanakan secara berkelompok, dengan setiap penerima mengambil paket di posko yang telah disiapkan di balai desa. Proses berlangsung lancar berkat koordinasi antara mahasiswa, aparat desa, dan relawan PKK.

Wajah para lansia menunjukkan rasa terharu dan kebahagiaan setelah menerima bantuan, menandakan dampak positif kegiatan terhadap kualitas hidup mereka. Banyak penerima mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh generasi muda.

Bagi mahasiswa KKN, pengalaman ini menjadi pelajaran nyata dalam mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di kampus ke dalam konteks sosial lapangan. Mereka melaporkan peningkatan empati, kemampuan berorganisasi, dan pemahaman tentang dinamika sosial desa.

Pihak PKK dan Pemerintah Kecamatan berkomitmen untuk memperluas jangkauan program bantuan, dengan rencana penambahan sasaran pada periode berikutnya. Sinergi antara lembaga formal dan non‑formal diharapkan dapat menciptakan jaringan perlindungan sosial yang lebih kuat.

Hingga saat ini, semua paket sembako telah berhasil didistribusikan dan tidak ada laporan keluhan dari penerima. Evaluasi pasca‑kegiatan menunjukkan tingkat kepuasan tinggi baik dari lansia maupun relawan.

Kegiatan ini menegaskan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam pengabdian masyarakat serta memperkuat semangat kebersamaan di antara warga Desa Pujerbaru. Diharapkan contoh kolaboratif ini dapat diadopsi oleh desa‑desa lain di Kabupaten Bondowoso.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.