Media Kampung, Batam — Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Kenduri Seni Melayu (KSM) di Batam. Event budaya yang berlangsung di Dataran Engku Puteri pada 3 Juli 2026 itu dinilai mampu memperkuat promosi budaya dan pariwisata nasional.

Plt Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan sekaligus Asisten Deputi Event Internasional Kemenpar, Hafiz Agung Rifai, mengatakan bahwa Kenduri Seni Melayu untuk keempat kalinya masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. KEN merupakan kalender event nasional pilihan Kemenpar yang menandai kualitas penyelenggaraan, daya tarik, serta dampak terhadap sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

“Tahun ini untuk keempat kalinya Kenduri Seni Melayu menjadi bagian dari Kharisma Event Nusantara 2026 sebagai salah satu event terbaik Indonesia yang menggerakkan pariwisata dan ekonomi masyarakat,” ujar Hafiz.

Menurutnya, keberhasilan KSM menunjukkan bahwa kekayaan budaya daerah mampu bersaing di tingkat nasional jika dikemas secara konsisten dan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah, komunitas seni, dan masyarakat menjadi kunci sukses penyelenggaraan.

Hafiz menambahkan, Batam memiliki modal besar untuk mengembangkan wisata budaya karena berada di wilayah strategis yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Posisi ini membuka peluang lebih luas dalam memperkenalkan budaya Melayu kepada wisatawan domestik dan mancanegara.

“Semoga Kenduri Seni Melayu berkembang menjadi signature event Kota Batam dan ikon budaya Melayu Indonesia yang menarik wisatawan Nusantara maupun mancanegara,” katanya.

Ia berharap kualitas penyelenggaraan KSM terus meningkat setiap tahun, sehingga mampu memperkuat posisi Batam sebagai destinasi wisata budaya sekaligus kebanggaan masyarakat Melayu di Indonesia.