Media KampungKementerian Kebudayaan resmi membuka pameran koleksi meriam Joseph L. Spartz di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat. Pameran ini bertujuan memperkaya pengetahuan masyarakat tentang sejarah dan perkembangan teknologi meriam dari berbagai periode sejarah.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa koleksi meriam tersebut merupakan hibah dari almarhum Joseph L. Spartz, seorang kolektor asal Luxemburg. Koleksi yang terdiri dari 165 meriam ini mencakup berbagai era mulai dari zaman Portugis, VOC hingga Hindia Belanda dengan variasi yang unik dan beragam.

Fadli Zon juga mengapresiasi keluarga Joseph L. Spartz atas penghibahan koleksi tersebut kepada negara, yang dinilai memberikan kontribusi besar dalam pengembangan museum dan pelestarian warisan budaya. Semua koleksi telah disusun dengan rapi di Museum Kebangkitan Nasional agar pengunjung mendapatkan pengalaman edukatif yang maksimal.

Pengawas Museum dan Cagar Budaya, Tamalia Alisjahbana, menambahkan latar belakang kolektor Joseph L. Spartz yang memiliki kecintaan mendalam terhadap sejarah dan budaya Indonesia. Joseph lahir di Luxemburg pada 15 Agustus 1942 dan sejak kecil terinspirasi oleh pamannya yang bekerja di Afrika untuk mendalami sejarah berbagai bangsa.

Setelah menyelesaikan pendidikan di Swiss, Joseph mengembangkan usahanya dan banyak menghabiskan waktu di Asia Tenggara, terutama di Singapura dan Indonesia. Ia menetap di Indonesia lebih dari 40 tahun dan menjalin kedekatan emosional yang kuat dengan Tanah Air. Hobinya mengumpulkan artefak bersejarah menjadi bagian penting dari kecintaannya terhadap budaya dan sejarah.

Pameran ini diharapkan dapat meningkatkan literasi sejarah sekaligus memperkenalkan perkembangan teknologi persenjataan yang pernah digunakan di Nusantara. Selain sebagai sarana edukasi, keberadaan koleksi ini juga menjadi wujud penghormatan terhadap sejarah Indonesia dan kontribusi kolektor asing yang mencintai budaya Indonesia.

Dengan koleksi yang lengkap dan terawat, Museum Kebangkitan Nasional kini menawarkan pengalaman baru bagi pengunjung yang ingin memahami perjalanan sejarah persenjataan di Indonesia. Pameran ini menjadi salah satu bentuk upaya Kementerian Kebudayaan dalam mendukung pelestarian warisan budaya dan pengembangan museum nasional.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.