Media Kampung – Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar Festival Dolanan Anak sebagai upaya memperkenalkan kembali permainan tradisional sekaligus menguatkan nilai-nilai budaya kepada generasi muda. Acara ini menghadirkan lomba ketapel dan lomba folklor yang menjadi media edukasi bagi anak-anak untuk memahami seni budaya sejak dini.

Festival yang diselenggarakan oleh Sub Direktorat Konservasi UNNES ini tidak hanya fokus pada pengenalan permainan tradisional, tetapi juga menanamkan karakter, kreativitas, dan inovasi di kalangan anak-anak. Kepala Sub Direktorat Konservasi UNNES, Prof. Dr. Nana Kariada Tri Martuti, M.Si., menyatakan bahwa kegiatan ini penting mengingat anak-anak saat ini tumbuh di era digital yang sangat berbeda dengan masa lalu.

“Melalui dolanan anak, mereka dapat belajar bahwa hidup tidak hanya berkutat pada diri sendiri, tetapi juga memupuk kemampuan bersosialisasi dan berinteraksi dengan teman-teman sebayanya,” ujar Prof. Nana saat ditemui di Kampung Budaya UNNES pada Selasa, 19 Mei 2026.

Selain mengenalkan permainan tradisional, festival ini juga menjadi sarana penguatan pendidikan karakter. Kepala Sekolah Dasar Labschool, Anindhyta Putri Pradipta, S.Pd., M.Pd., mendukung kegiatan tersebut karena sejalan dengan visi sekolah dalam melestarikan budaya. Menurutnya, pengalaman bermain permainan tradisional yang menyenangkan mampu membentuk karakter positif pada anak.

Festival Dolanan Anak UNNES diharapkan bisa menjadi platform yang berkelanjutan untuk menjaga kelestarian budaya lokal di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Dengan cara ini, nilai-nilai seni budaya tidak hanya dikenalkan tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sosial anak-anak sejak usia dini.

Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam konservasi budaya yang melibatkan generasi muda sebagai pelestari warisan budaya. UNNES terus berkomitmen untuk mengintegrasikan edukasi budaya dalam berbagai program yang berorientasi kepada pengembangan karakter dan kreativitas anak-anak Indonesia.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.