Media Kampung – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) mengumumkan dividen ADRO 2026 dengan total nilai Rp7,57 triliun, mencakup dividen final Rp117 per saham dan interim Rp145,14 per saham.
Dividen final sebesar Rp117 per saham menambah total dividen per saham menjadi Rp262,14 untuk tahun buku 2025, yang dibayarkan penuh kepada pemegang saham.
Jadwal cum dividen ditetapkan pada 27 April 2026, sementara pembayaran dilakukan pada 8 Mei 2026, memberikan likuiditas cepat bagi investor.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar US$447,50 juta atau 99,96% dari laba bersih USD 447,69 juta tahun 2025.
Dividen interim sebesar US$250 juta telah dibayarkan pada 15 Januari 2026, sedangkan dividen final US$197,5 juta akan dibayarkan setelah tanggal cum.
“Dividen ini mencerminkan komitmen ADRO untuk mendistribusikan seluruh laba bersih kepada pemegang saham,” ujar Corporate Secretary Maharani Cindy Opssedha dalam siaran pers.
Selain dividen, RUPST menyetujui program buyback saham maksimal Rp5 triliun, yang akan dijalankan sesuai POJK 29/2023.
Buyback diharapkan mengurangi jumlah saham beredar menjadi 589.195.200, menurunkan modal ditempatkan dan disetor menjadi Rp2,88 triliun.
Pembelian kembali saham diharapkan meningkatkan nilai per saham dan efisiensi struktur permodalan ADRO.
Pendapatan ADRO tahun 2025 tercatat US$1,87 miliar, turun 9,87% YoY, dipengaruhi melemahnya harga batu bara global.
Laba bersih juga turun 67,56% menjadi USD 447,69 juta, namun perusahaan tetap membagikan seluruh laba sebagai dividen.
Strategi perusahaan ke depan meliputi penguatan biaya, pemantauan regulasi B50, dan transisi energi melalui penggunaan biodiesel serta B40 di operasi tambangnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan