Media Kampung – Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Sekolah Pesantren Entrepreneur Al-Maun Muhammadiyah (SPEAM) Kota Pasuruan memiliki tiga unit usaha unggulan yang menjadi motor pemberdayaan ekonomi pesantren sekaligus media pembelajaran kewirausahaan bagi para santri. Ketiga usaha tersebut adalah SPIM Coffee, Kebun Pisang Cavendish, dan Batik Ecoprint. Produk-produk ini mencerminkan upaya pesantren dalam mengembangkan potensi lokal yang bernilai jual dan berdaya saing.

Pengurus SPEAM Muhammad Amin mengungkapkan bahwa dukungan terhadap aspek legalitas usaha, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, bantuan permodalan, dan digital marketing sangat membantu perkembangan usaha pesantren. Hal ini disampaikan dalam rilis yang diterima pada Jumat, 26 Juni 2026.

Untuk memperkuat pengembangan ekonomi pesantren, SPEAM bergabung dalam program One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur melalui program Pesantrenpreneur tahun ini. Keikutsertaan ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi dan akses pembinaan yang lebih luas bagi Koppontren SPEAM. Program OPOP dinilai sejalan dengan visi pesantren dalam membangun kemandirian ekonomi berbasis kelembagaan.

Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur Gus Ghofirin mengapresiasi langkah SPEAM. Menurutnya, model pengembangan yang dilakukan SPEAM dapat menjadi contoh baik bagi pesantren lain. “SPEAM menunjukkan pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” kata Gus Ghofirin. Semangat entrepreneurship yang dibangun pesantren ini sejalan dengan tujuan OPOP untuk menciptakan pesantren yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.