Media Kampung – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Riau memberangkatkan 31 pengurusnya ke Batam untuk mengikuti workshop yang membahas peluang bisnis di era new media. Kegiatan ini bertujuan membantu media online konvensional beradaptasi dengan transformasi digital yang masif.
Ketua SMSI Riau, Luna Agustin, menjelaskan bahwa workshop ini merupakan respons terhadap perubahan lanskap ekonomi media digital. Banyak media online masih mengandalkan pendapatan dari iklan banner, advertorial, dan galeri, sementara era new media menawarkan model bisnis baru seperti podcast dan konten digital lainnya.
Workshop ini menghadirkan tiga narasumber kompeten: Waletum SMSI Pusat sekaligus CO Founder CEO Props Ilona Juwita, praktisi media digital Zabur Anjasfianto, dan Syam Irfandi yang akan membahas jurnalisme berbasis kecerdasan buatan (AI). Mereka akan mengupas transformasi ruang redaksi, pemanfaatan AI dalam produksi berita, serta strategi menjadikan media baru sebagai peluang bisnis berkelanjutan tanpa mengorbankan etika jurnalistik.
Luna menambahkan bahwa kehadiran AI telah mengubah banyak aspek jurnalistik. Media harus mampu menjadi pengelola teknologi yang profesional dan tetap mematuhi kode etik jurnalistik. Workshop ini diharapkan meningkatkan kapasitas SDM media agar adaptif terhadap disrupsi digital.
Ketua Panitia Workshop dan FGD, Dara Fitria, menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan program kerja SMSI Riau untuk memperkaya pengetahuan pengurus tentang peluang income di era new media. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan lahir insan media yang inovatif namun tetap bertanggung jawab.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.




