Media Kampung – Sanga Sanga, sebuah brand herbal wellness asal Indonesia, berhasil menembus regulasi Uni Eropa setelah memasuki usia dua tahun. Keberhasilan ini menandai tonggak penting bagi produk herbal lokal yang semakin dikenal di pasar internasional.
Perjalanan Sanga Sanga yang dipimpin oleh Pendiri dan CEO Riva Effrianti merupakan hasil transformasi dari produk Kutus Kutus racikan Bambang Pranoto. Transformasi ini melibatkan peningkatan kualitas produk, penguatan aspek legalitas, inovasi produk, dan strategi ekspansi global yang matang.
Riva mengungkapkan bahwa proses ini tidak mudah dan melibatkan berbagai tantangan, mulai dari penyesuaian terhadap regulasi baru, memperkuat jaringan distribusi di dalam negeri, hingga mengedukasi pasar dan membangun kembali kepercayaan konsumen di tengah persaingan industri herbal yang ketat. “Kami memulai banyak hal dari awal, tidak hanya membangun brand tetapi juga memastikan kualitas dan kepercayaan tetap terjaga,” ujarnya di Jakarta pada 15 Mei 2026.
Dalam dua tahun terakhir, Sanga Sanga berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi, termasuk predikat Superbrands Indonesia 2026 dan penghargaan Rekor MURI 2024. Selain itu, Sanga Sanga menjadi delegasi Indonesia dalam forum World Intellectual Property Organization (WIPO) General Assembly 2025 yang digelar di Jenewa, Swiss.
Keberhasilan lain yang diraih Sanga Sanga adalah mendapatkan izin CPNP Eropa untuk seri produk Classic dan Ultimate, yang membuka peluang pemasaran resmi di kawasan Uni Eropa. Penghargaan Inovator Produk Herbal Berkualitas dari Bali 2025 juga menunjukkan pengakuan atas kualitas dan inovasi produk mereka.
Dari sisi pemasaran, perusahaan mengembangkan strategi digital yang kuat dengan memanfaatkan marketplace, jaringan radio, televisi nasional, dan berbagai event komunitas di kota-kota besar. Hal ini membantu Sanga Sanga menjangkau lebih banyak konsumen dan memperluas pasar secara signifikan.
Bertepatan dengan ulang tahun kedua, Sanga Sanga meluncurkan produk baru bernama Sanga Sanga Gatalin yang diformulasikan khusus untuk mengatasi masalah gatal-gatal dan menjaga kesehatan kulit. Produk ini menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus berinovasi dalam menghadirkan solusi herbal bagi masyarakat.
Bambang Pranoto, Founder PT Kutus Kutus Herbal, menegaskan bahwa keberhasilan Sanga Sanga tidak lepas dari dukungan masyarakat terhadap produk herbal lokal. “Sanga Sanga dibangun bukan hanya oleh produk, tetapi juga oleh kepercayaan dan loyalitas masyarakat Indonesia,” katanya.
Melalui momen ulang tahun kedua ini, Sanga Sanga menegaskan tekadnya untuk terus berinovasi dan memperkuat posisi brand wellness herbal Indonesia di pasar global, menandai langkah positif bagi industri herbal nasional di kancah internasional.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan