Media Kampung – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan dukungan terhadap upaya diplomasi yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menyelamatkan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang saat ini ditahan oleh Israel. Para WNI tersebut terlibat dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang bertujuan untuk mengirimkan bantuan ke Palestina.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI, Erick Yusuf, mengungkapkan dukungan ini dalam sebuah acara di Kantor MUI Pusat, Jakarta, pada 21 Mei 2026. Dia menekankan pentingnya keterlibatan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta negara-negara seperti Mesir, Yordania, dan Turki untuk memastikan keselamatan WNI yang ditahan.
MUI juga mendesak Dewan Keamanan PBB dan Mahkamah Internasional untuk menindaklanjuti pelanggaran yang dilakukan oleh Israel terhadap hak asasi manusia. Mereka meminta agar dugaan pelanggaran ini diproses di International Criminal Court dan International Court of Justice.
Dalam konteks ini, MUI mengajak umat Islam dan masyarakat global untuk bersolidaritas dengan Palestina. Mereka berharap dukungan internasional dapat mendorong penghentian blokade dan agresi yang terjadi di Gaza.
Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, mengungkapkan bahwa mereka terus melakukan pendekatan intensif dengan berbagai pihak terkait. Langkah-langkah diplomatik dan perlindungan konsuler terus dimaksimalkan untuk memastikan keselamatan seluruh WNI yang ditahan oleh Israel.
Penangkapan WNI ini dimulai pada 18 Mei 2026, ketika lima orang pertama ditangkap, diikuti dengan penangkapan dua peserta lainnya yang awalnya berhasil menghindari intersepsi tentara Israel. Dalam waktu singkat, semua peserta misi tersebut telah ditangkap dan kini berada di bawah penanganan otoritas setempat.
Situasi ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat, terutama bagi keluarga dan teman-teman para aktivis yang terlibat dalam misi kemanusiaan ini. MUI berharap agar semua pihak dapat bersatu untuk mendukung upaya penyelamatan dan perlindungan terhadap WNI yang ditahan.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan