Media Kampung – Gunung Dukono yang terletak di Maluku Utara kembali menunjukkan aktivitas vulkanik dengan erupsi yang terjadi pada Minggu pagi, 17 Mei 2026 pukul 06.49 WIT. Kolom abu dari letusan ini terpantau mencapai ketinggian sekitar 3.200 meter di atas puncak gunung.
Badan Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat bahwa kolom abu tersebut mencapai ketinggian 4.287 meter di atas permukaan laut dan bergerak condong ke arah barat laut. Warna abu yang terlihat bervariasi dari putih sampai kelabu dengan intensitas tebal, sehingga pergerakannya mengikuti arah angin tersebut.
Seismogram merekam erupsi ini dengan amplitudo maksimum 27 milimeter dan berlangsung selama kurang lebih 79 detik. Aktivitas Gunung Dukono memang sudah menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir sebelum erupsi ini terjadi.
Data dari Badan Geologi mengungkapkan bahwa sejak 9 hingga 14 Mei 2026, rata-rata terjadi 48 kali erupsi setiap hari dengan tinggi kolom abu yang bervariasi antara 600 meter sampai 4.300 meter di atas puncak. Bahkan, pada 8 Mei 2026, Gunung Dukono pernah mengalami letusan besar dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 10.000 meter.
Meski demikian, status aktivitas Gunung Dukono saat ini masih berada di Level II atau Waspada. PVMBG mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki agar tidak melakukan aktivitas di sekitar Kawah Malupang Warirang dalam radius empat kilometer dari pusat erupsi guna menghindari potensi bahaya.
Selain itu, PVMBG mengingatkan bahwa abu vulkanik masih bisa keluar secara berkala, tergantung kondisi angin yang bisa berubah sewaktu-waktu. Oleh karena itu, warga sekitar disarankan selalu menyiapkan masker atau alat penutup hidung dan mulut untuk melindungi diri dari dampak abu vulkanik terhadap saluran pernapasan.
Situasi terkini menunjukkan bahwa Gunung Dukono tetap dalam pengawasan ketat oleh pihak berwenang. Peringatan serta rekomendasi keselamatan terus disosialisasikan agar masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berisiko di daerah terdampak.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan