Media Kampung – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan tim reaksi cepat untuk menghadapi potensi angin kencang dan puting beliung yang diprediksi terjadi di wilayah tersebut. Langkah ini diambil sebagai antisipasi menghadapi perubahan cuaca ekstrem yang dipengaruhi fenomena El Nino.
Kepala BPBD Babel, Budi Utama, mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah dengan cepat, khususnya hujan disertai angin kencang. Fenomena El Nino yang sedang berlangsung diperkirakan akan mempengaruhi pola angin dan curah hujan hingga Juni 2026, sehingga meningkatkan risiko bencana seperti pohon tumbang, kerusakan bangunan, dan robohnya papan reklame.
Dalam beberapa hari terakhir, perubahan cuaca di wilayah Bangka Belitung terjadi secara tiba-tiba, dari suhu panas berubah menjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. BPBD mencatat adanya kerusakan rumah warga akibat pohon tumbang dan kejadian angin puting beliung khususnya di Kelurahan Kejaksaan, Kota Pangkalpinang.
Budi Utama menegaskan bahwa hujan biasa tidak terlalu berbahaya, tetapi apabila disertai angin kencang, kondisi tersebut dapat membahayakan keselamatan warga. Oleh karenanya, masyarakat diminta mengurangi kegiatan di luar rumah saat cuaca buruk dan menghindari berteduh di bawah pohon untuk mencegah risiko tertimpa pohon tumbang.
Selain itu, warga juga diimbau tidak memarkir kendaraan di bawah pohon guna menghindari kerusakan akibat pohon yang tumbang. BPBD berharap langkah ini dapat mencegah terulangnya kerusakan yang pernah terjadi karena cuaca ekstrem di daerah tersebut.
Dengan kesiagaan tim reaksi cepat dan himbauan kepada masyarakat, BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus memantau perkembangan cuaca dan siap melakukan penanganan jika terjadi bencana akibat angin kencang maupun puting beliung.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.







Tinggalkan Balasan