Media Kampung – Prosesi pergantian kiswah Ka’bah di Masjidil Haram, Makkah, menjadi momen sakral yang menandai datangnya Tahun Baru Hijriah 1448 H. Tradisi ini berlangsung pada Senin, 16 Juni 2026, mulai pukul 16.00 waktu Arab Saudi hingga menjelang tengah malam.
Kepala Seksi Bimbingan Ibadah (Bimbad) dan KBIHU Daerah Kerja Makkah, Erti Herlina, menyatakan bahwa pergantian kiswah pada 1 Muharram bukan sekadar ritual tahunan. Ia menekankan makna pembaruan diri dan semangat hijrah menuju kehidupan yang lebih baik bagi umat Islam.
“Secara spiritual, pergantian kiswah menjadi simbol lahirnya semangat baru bagi umat Islam dalam menyambut tahun yang baru,” ujar Erti kepada Media Center Haji di Makkah.
Selain dimensi spiritual, pergantian kiswah juga bertujuan menjaga kesucian, kebersihan, dan keindahan Baitullah. Setiap tahun, jutaan jemaah dari berbagai negara menyentuh kain penutup Ka’bah saat tawaf, sehingga pembaruan rutin diperlukan.
Erti menjelaskan bahwa tradisi pergantian kiswah pada 1 Muharram merupakan kebijakan yang mulai diterapkan sejak tahun 2022 atau 1444 Hijriah. Sebelumnya, kiswah diganti setiap 9 Zulhijah bertepatan dengan puncak haji di Arafah. Perubahan ini merupakan keputusan Raja Salman.
Pergantian kiswah juga mengandung pesan muhasabah atau introspeksi diri. Sebagaimana kiswah lama diganti dengan yang baru, umat Islam diajak meninggalkan kesalahan masa lalu dan menyambut masa depan yang lebih baik. “Pergantian kiswah menjadi pengingat agar kita terus memperbaiki kualitas spiritual, memperbaiki amal, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambah Erti.
Proses memperbaiki diri tidak instan, diibaratkan seperti pembuatan kiswah yang membutuhkan waktu hampir satu tahun dengan melibatkan ratusan pengrajin dan sutra berkualitas tinggi. “Proses pembuatan kiswah membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan kerja keras selama kurang lebih sebelas bulan. Ini menjadi pelajaran bahwa memperbaiki diri juga memerlukan kesungguhan dan komitmen yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.





Tinggalkan Balasan