Media Kampung – Perayaan Iduladha tahun 1447 Hijriah di Posko Haji Lulung, Jalan Fachrudin 7, Tanah Abang, Jakarta Pusat, diwarnai dengan penyembelihan hewan kurban sebanyak 34 ekor, terdiri dari 27 sapi dan 7 kambing. Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan keluarga besar yayasan, relawan, dan warga sekitar untuk menunaikan ibadah dan berbagi kepada sesama.

Ketua Yayasan Haji Lulung, H. Guruh Tirta Lunggana, langsung memimpin jalannya penyembelihan sejak pagi hari. Proses ini melibatkan aktif partisipasi dari seluruh keluarga besar dan masyarakat sekitar Posko, sehingga suasana penuh kehangatan dan semangat berbagi terasa kental di lokasi.

H. Riano P Ahmad, Ketua Dewan Pembina Yayasan Haji Lulung, menegaskan bahwa tradisi pemotongan hewan kurban ini merupakan warisan semangat berbagi yang terus dijaga keluarga almarhum Haji Lulung. “Alhamdulillah, tahun ini kami berhasil menyembelih 27 ekor sapi dan 7 kambing,” ujarnya pada Rabu, 27 Mei 2026.

Salah satu sapi kurban yang diterima Posko Haji Lulung berasal dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Sapi tersebut memiliki bobot sekitar satu ton, menjadi yang terbesar di antara seluruh hewan kurban yang masuk ke posko. Riano menyampaikan apresiasi atas sumbangan tersebut, menyebut sapi itu sangat sehat dan besar, sekaligus berharap keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat.

Selain dari Gubernur, hewan kurban yang diterima Posko Haji Lulung berasal dari berbagai kolega dan sahabat almarhum Haji Lulung semasa hidup. Donatur tersebut antara lain mantan Menteri Perumahan Rakyat era Kabinet Indonesia Bersatu II, Djan Faridz, sejumlah wali kota di Jakarta, serta berbagai pihak swasta.

Daging dari hewan kurban tersebut kemudian didistribusikan secara langsung kepada masyarakat yang membutuhkan di lima wilayah DKI Jakarta hingga Kepulauan Seribu. Pembagian prioritas diberikan kepada warga di sekitar Tanah Abang dan sejumlah masjid di berbagai kawasan ibu kota.

“Distribusi daging kurban kami lakukan hari ini juga, mulai dari warga di sekitar Tanah Abang hingga ke masjid-masjid di seluruh wilayah Jakarta,” kata Riano yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Bamus Betawi.

Riano menambahkan bahwa tradisi kurban di Posko Haji Lulung akan terus dipertahankan setiap tahun sebagai bentuk penghormatan sekaligus amal jariyah untuk almarhum Haji Lulung. Ia menyatakan komitmen keluarga besar dan para relawan untuk terus melaksanakan kegiatan ini di masa mendatang.

Perayaan Iduladha di Posko Haji Lulung tahun ini tidak hanya memperlihatkan spirit berkurban dan berbagi, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antara keluarga, relawan, dan masyarakat sekitar. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata dari nilai-nilai sosial dan keagamaan yang dijunjung tinggi oleh yayasan tersebut.

Dengan terlaksananya pemotongan dan distribusi hewan kurban secara lancar, Posko Haji Lulung kembali menegaskan perannya dalam mendukung pelaksanaan ibadah Iduladha sekaligus membantu masyarakat yang membutuhkan di Jakarta dan sekitarnya.

Artikel ini dipublikasikan oleh Media Kampung.