Media Kampung – Dampak buruk dari padatnya jadwal kompetisi domestik dan internasional mulai menghantam performa Persib Bandung pada perhelatan pekan keenam BRI Super League 2026/2027. Skuad asuhan Igor Tolic dipaksa melakoni total tujuh pertandingan dari tiga ajang berbeda hanya dalam waktu 20 hari.
Jadwal Padat Menghantui Persib
Jadwal neraka bagi Persib dimulai dari menjamu Dewa United (11/10), bertanding melawan The Cong-Viettel di ACL Two (14/10), dan meladeni Persik Kediri (18/10). Setelah itu, mereka harus menghadapi dua laga tandang berturut-turut melawan Madura United (22/10) dan Garudayaksa FC (25/10), sebelum akhirnya menjamu Melbourne Victory (28/10).
Kekhawatiran Manajer dan Hasil Pertandingan
Menjelang laga melawan Madura United, manajer Persib, Umuh Muchtar, mengungkapkan keprihatinan atas kondisi fisik skuad yang terkuras akibat jadwal yang padat. “Anak-anak sangat capek, kelihatan capeknya, tapi mereka tetap semangat untuk bisa menumbangkan Madura United,” ujarnya.
Kekhawatiran tersebut terbukti ketika gol striker Madura United, Dimitar Mitkov, pada menit 89 membuat Persib harus menelan kekalahan 1-0 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan. Hasil ini memaksa posisi Maung Bandung melorot ke urutan kedelapan klasemen sementara, dengan koleksi 10 poin dari enam laga.
Persija Jakarta Kembali Memimpin Klasemen
Sementara itu, Persija Jakarta kembali menguasai puncak klasemen Liga Indonesia Super League 2026/2027 setelah meraih kemenangan besar 5-1 atas Arema FC. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Macan Kemayoran dengan raihan 15 poin, diikuti oleh Dewa United di urutan kedua usai menang 2-0 atas Persijap Jepara. Madura United juga melesat naik ke peringkat ketiga dengan tambahan tiga poin berharga dari kemenangan atas Persib.













