Media Kampung, New York – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memanfaatkan momentum Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 di New York untuk mengundang para pemimpin kota dan investor global berinvestasi di Jakarta. Pada acara yang berlangsung pada 19-21 September 2026 ini, Pramono menawarkan 37 proyek pengembangan kota dengan potensi nilai investasi mencapai 7 miliar dolar AS.
Dalam sesi pleno U20 Mayoral Plenary di Civic Hall, Pramono menyampaikan bahwa Jakarta membuka peluang investasi luas melalui berbagai proyek yang siap dikembangkan. Ia menegaskan bahwa ajakan ini tidak hanya untuk investasi, melainkan juga kolaborasi dalam membangun masa depan kota Jakarta yang berkelanjutan.
Kondisi Ekonomi Jakarta di Tengah Tantangan Global
Pramono memaparkan kondisi perekonomian Jakarta yang tetap solid meskipun menghadapi tantangan ekonomi global. Pada triwulan II tahun 2026, ekonomi Jakarta tumbuh sebesar 5,52 persen dengan inflasi terkendali di angka 2,5 persen. Pencapaian ini mendukung masuknya investasi asing senilai 10,5 miliar dolar AS hanya dalam enam bulan pertama tahun ini.
Stabilitas ekonomi dan pertumbuhan yang kuat menjadi fondasi bagi Jakarta dalam memperkuat kerja sama dengan kota-kota di seluruh dunia serta membuka peluang investasi baru yang strategis.
Tiga Fokus Utama dalam U20 Mayors Summit 2026
Dalam pidato pembuka, Wali Kota New York Zohran Kwame Mamdani, sebagai tuan rumah, menggarisbawahi tiga isu utama yang menjadi fokus U20 2026 yaitu:
- Perumahan terjangkau dan penanganan tunawisma.
- Aksi iklim, keberlanjutan, dan ketahanan kota.
- Perlindungan komunitas imigran dan mobilitas manusia.
Isu-isu ini menjadi kerangka kerja bagi para wali kota dan gubernur peserta untuk berkolaborasi dalam menghadapi tantangan perkotaan secara global.
Peluang Investasi Jakarta
Penawaran 37 proyek oleh Gubernur Pramono mencakup berbagai bidang pengembangan kota yang strategis dan berpotensi menyumbang pertumbuhan ekonomi Jakarta. Proyek-proyek ini menawarkan kesempatan bagi investor global untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur, perumahan, transportasi, dan inisiatif keberlanjutan di ibu kota Indonesia.
Dengan nilai investasi yang besar dan potensi dampak positif yang luas, inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang dinamis dan berdaya saing.













Tinggalkan Balasan