Media Kampung, Pandeglang – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda tidak menghentikan wisatawan untuk berlibur di Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu (5/9/2026). Meski ada kekhawatiran, para pengunjung tetap memilih menikmati akhir pekan sambil memantau perkembangan informasi resmi terkait aktivitas gunung berapi tersebut.
Aktivitas Wisatawan di Tengah Erupsi
<pPantauan di lokasi menunjukkan wisatawan tetap melakukan berbagai aktivitas seperti berenang, bermain air, dan duduk santai di tepi pantai. Rombongan wisatawan, termasuk yang berasal dari luar daerah, tetap melanjutkan agenda liburan yang sudah direncanakan meski ada rasa cemas akibat erupsi.
Rizna, wisatawan asal Tangerang, mengungkapkan bahwa rombongannya sudah mengetahui kabar erupsi sebelum berangkat dan memilih tetap berlibur dengan syarat menjaga keselamatan, seperti menggunakan pelampung saat bermain di laut dan terus mengikuti informasi resmi.
Kewaspadaan dan Informasi Resmi
Meskipun merasa khawatir, wisatawan berupaya tetap tenang dan mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di pantai. Pengelola Pantai Lagundi 2 Carita, Mujani, mengakui adanya getaran yang dirasakan warga akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak malam hari, namun hingga siang hari getaran tersebut sudah tidak dirasakan lagi.
Mujani menyatakan bahwa meskipun jumlah pengunjung hari itu kurang dari biasanya, wisatawan masih berdatangan dan pengelola terus memantau perkembangan situasi berdasarkan informasi dari pemerintah dan instansi berwenang. Belum ada imbauan khusus yang dikeluarkan, namun pengelola siap bertindak jika kondisi memburuk.
Fenomena Gunung Anak Krakatau dan Dampaknya
Gunung Anak Krakatau merupakan gunung berapi aktif yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sekitar. Aktivitas erupsi yang terjadi secara berkala memerlukan kewaspadaan dari warga dan pengunjung, terutama yang berada di kawasan sekitar Selat Sunda.
Erupsi yang terjadi pada Sabtu tersebut menyebabkan getaran yang dapat dirasakan di wilayah pantai, namun belum menimbulkan dampak langsung yang membahayakan pengunjung. Pemerintah dan instansi terkait terus memonitor situasi untuk memastikan keselamatan masyarakat dan wisatawan.
Liburan Tetap Berjalan Dengan Hati-hati
Bagi wisatawan yang datang ke Pantai Carita, pengalaman berlibur kali ini berbeda dari biasanya karena adanya aktivitas Gunung Anak Krakatau. Meskipun laut tetap menarik untuk dijadikan tempat bermain, mereka tidak bisa sepenuhnya mengabaikan risiko yang ada.
Kesadaran akan potensi bahaya membuat wisatawan lebih berhati-hati selama beraktivitas, termasuk menggunakan alat pengaman dan selalu mengikuti perkembangan informasi resmi. Pendekatan ini memungkinkan mereka tetap menikmati liburan dengan aman tanpa mengabaikan keselamatan.
Dengan kondisi yang terus dipantau dan kewaspadaan yang diterapkan, aktivitas wisata di Pantai Carita tetap berlangsung meskipun berada di tengah situasi erupsi Gunung Anak Krakatau.













Tinggalkan Balasan