Media Kampung, Yogyakarta – Lintang Almeira Pambudi, desainer muda berusia 15 tahun, berhasil membawa brand fesyennya, LTG, tampil di runway Jogja Fashion Week (JogFW) 2026 yang diselenggarakan di Jogja Expo Center (JEC). Debut ini menandai tonggak penting dalam perjalanan karier Lintang sebagai talenta muda di industri fesyen Indonesia.

Dalam sesi Urban Pulse pada Kamis (13/8), Lintang memperkenalkan koleksi bertajuk The Awakening Heritage Reborn. Koleksi ini memadukan unsur busana tradisional Jawa, seperti beskap dan kebaya janggan, dengan sentuhan modern dan eksperimental melalui perubahan proporsi, volume, dan siluet. Pendekatan desain ini merefleksikan upaya untuk menghidupkan kembali warisan budaya Jawa dalam gaya yang futuristik.

Baca juga:

Koleksi yang terdiri dari delapan look ini dikembangkan selama lima bulan dengan proses konsep dan desain yang ditangani langsung oleh Lintang. Produksi koleksi tersebut dibantu oleh mentor, artisan, dan tim produksi yang mendukung realisasi ide kreatifnya. Selain sesi Urban Pulse, Lintang juga kembali berpartisipasi dalam sesi Young Upcycled Designers by Ambar Kusuma, yang menampilkan karya dari bahan daur ulang bersama tujuh desainer muda lainnya.

Ketertarikan Lintang terhadap dunia fesyen tumbuh dari minatnya pada seni, terutama lukisan, yang telah berkembang sejak kecil. Dukungan penuh dari keluarga menjadi faktor penting dalam mengembangkan bakat dan minatnya di bidang fesyen. Ayah dan eyang Lintang memberikan pendampingan dan ruang bagi Lintang untuk mengeksplorasi kreativitasnya secara optimal.

Baca juga:

Jogja Fashion Week 2026 merupakan perhelatan ke-21 yang menghadirkan lebih dari 110 desainer profesional, 12 desainer muda, dan 12 desainer anak-anak. Acara ini tidak hanya menjadi panggung bagi para profesional tetapi juga menyediakan ruang bagi talenta muda untuk debut dan mengembangkan karier di dunia fesyen. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY, Anton Raharja, menyatakan bahwa JogFW menjadi titik awal penting bagi pelaku usaha fesyen untuk mencapai jenjang karier yang lebih tinggi dan berkembang.

Keberhasilan Lintang Almeira Pambudi menunjukkan bagaimana platform seperti Jogja Fashion Week memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk mengekspresikan identitas budaya melalui fesyen sekaligus mendorong inovasi dalam industri kreatif. Langkah debutnya di ajang bergengsi ini menjadi inspirasi bagi banyak desainer muda lainnya yang ingin menggabungkan tradisi dan modernitas dalam karya mereka.

Baca juga: