Media Kampung – Gelandang asal Belanda keturunan Indonesia, Tijjani Reijnders, resmi bergabung dengan klub Liga Pro Arab Saudi, Al Qadsiah, setelah menyelesaikan proses transfer permanen dari Manchester City. Nilai transfer yang tercatat mencapai sekitar Rp1,45 triliun atau 60 juta poundsterling.
Transfer ini mengakhiri masa singkat Reijnders bermain di Etihad Stadium, yang berlangsung selama satu musim sejak bergabung pada musim panas 2025. Meskipun masa kontraknya bersama Manchester City masih berlaku hingga 2030, keputusan pelatih kepala Enzo Maresca memutuskan untuk tidak memasukkan Reijnders dalam rencana tim ke depan menjadi alasan utama pelepasan pemain berusia 27 tahun tersebut.
Alasan Taktis di Balik Kepindahan
Pelatih Enzo Maresca melakukan perubahan komposisi lini tengah pasca kepergian Rodri ke Barcelona. Strategi baru ini tidak lagi melibatkan Reijnders, sehingga klub memutuskan melepasnya secara permanen. Al Qadsiah pun memanfaatkan kesempatan ini untuk memperkuat skuad dengan merekrut gelandang yang dikenal memiliki kemampuan teknis dan pengalaman di liga top Eropa.
Respon dan Harapan dari Kedua Klub
Manchester City mengumumkan perpindahan ini secara resmi melalui akun media sosial mereka sambil memberikan ucapan selamat dan harapan sukses kepada Reijnders. Di sisi lain, Al Qadsiah menyambut dengan antusias kehadiran sang pemain dengan menyatakan bahwa rekrutan baru ini akan memperkuat tim dan membawa dampak positif dalam persaingan Liga Pro Arab Saudi.
Ucapan Perpisahan dari Tijjani Reijnders
Meski melanjutkan karier di Timur Tengah, Reijnders tidak melupakan pengalaman berharga selama membela Manchester City, termasuk keberhasilan meraih dua trofi pada musim lalu. Ia menyatakan rasa terima kasih yang mendalam dan menegaskan bahwa klub tersebut akan selalu memiliki tempat khusus di hatinya.
Dampak Kepindahan dan Tren Liga Pro Arab Saudi
Kepindahan Reijnders ke Al Qadsiah semakin menegaskan tren eksodus pemain bintang dari liga-liga Eropa ke kompetisi Liga Pro Arab Saudi. Langkah ini menunjukkan ambisi klub-klub di Timur Tengah untuk meningkatkan kualitas dan daya saing kompetisi mereka dengan mendatangkan pemain-pemain berkelas dunia.
Publik sepak bola kini menantikan kontribusi Tijjani Reijnders dalam membantu Al Qadsiah meraih prestasi lebih tinggi di kancah Liga Pro Arab Saudi.














Tinggalkan Balasan