Media Kampung, Rio de Janeiro – Corinthians berhasil memastikan langkah ke babak perempat final Copa Libertadores 2026 setelah mengalahkan Rosario Central dengan skor 1-0 di kandang sendiri, Neo Química Arena, pada pertandingan leg kedua babak 16 besar. Kemenangan ini diraih meski tim harus bermain dengan 10 pemain sejak babak kedua akibat kartu merah langsung yang diterima oleh Raniele.
Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Breno Bidon pada menit-menit akhir pertandingan melalui tendangan first-time memanfaatkan umpan sepak pojok dari Memphis Depay. Kendati unggul jumlah pemain, Rosario Central mendominasi penguasaan bola di menit-menit akhir, namun pertahanan solid Corinthians mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir berbunyi.
Pada babak pertama, Corinthians sempat kesulitan memberikan tekanan meski didukung penuh oleh suporter setianya, Fiel Torcida. Satu peluang terbaik datang dari Kaio César yang berhasil digagalkan kiper Rosario Central, Jeremias Ledesma. Sementara itu, tim tamu yang dipimpin oleh pemain bintang Ángel Di María tampil nyaman dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah.
Situasi sulit dialami Corinthians ketika Raniele menerima kartu merah langsung karena pelanggaran keras terhadap Enzo Copetti, memaksa tim bermain dengan sepuluh orang selama lebih dari 30 menit. Meski demikian, semangat juang dan disiplin pertahanan tinggi membuat Corinthians mampu menahan serangan Rosario Central yang terus berusaha mencetak gol balasan.
Kemenangan ini melengkapi hasil imbang tanpa gol pada leg pertama di kandang Rosario Central, sehingga Corinthians unggul agregat 1-0 dan melaju ke babak perempat final. Di babak berikutnya, Corinthians dijadwalkan bertemu dengan Estudiantes, klub asal Argentina lainnya, yang menjadi tantangan berat untuk melanjutkan perjalanan di kompetisi elit klub Amerika Selatan ini.
Selain hasil pertandingan, drama kontrak Memphis Depay berhasil diselesaikan dengan baik, di mana sang pemain sepakat memperpanjang kontraknya hingga 2028 dengan pengurangan gaji signifikan demi mendukung keberlanjutan finansial klub dan memperkuat skuad.
Kemenangan ini menjadi bukti ketahanan dan semangat tinggi Corinthians meskipun menghadapi tekanan dan situasi tidak menguntungkan. Dukungan penuh dari suporter dan stabilitas manajemen klub menjadi modal penting untuk terus bersaing di Copa Libertadores 2026.
Di sisi lain, pertandingan lain di Copa Libertadores babak 16 besar juga berlangsung ketat, dengan LDU Quito dari Ekuador melaju ke perempat final setelah menyingkirkan Mirassol melalui adu penalti.
Berita terkait juga menunjukkan kegembiraan fans Corinthians yang merayakan hasil positif ini di media sosial, sementara Botafogo justru mengalami kekecewaan setelah tersingkir oleh Cienciano dengan agregat 6-2 di ajang Copa Sudamericana, menambah dinamika menarik pada kompetisi klub Amerika Selatan tahun ini.














Tinggalkan Balasan