Media Kampung

Arsenal dan Liverpool, dua klub papan atas Premier League, sama-sama harus menerima kekalahan tipis dengan skor 2-3 dalam laga uji coba pramusim yang digelar di kandang masing-masing pada Minggu malam WIB, 9 Agustus 2026.

Liverpool Tertinggal di Anfield

Di Anfield, Liverpool memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan dan berhasil unggul dua gol lebih dulu. Alexander Isak membuka keunggulan pada menit ke-15 setelah memanfaatkan umpan dari Ryan Gravenberch dan Dominik Szoboszlai. Keunggulan Liverpool bertambah menjadi 2-0 pada menit ke-29 melalui Florian Wirtz yang menyambar bola liar di depan gawang.

Baca juga:

Namun, AS Monaco bangkit sebelum babak pertama berakhir melalui penalti Aleksandr Golovin pada menit ke-43. Pada babak kedua, Monaco semakin menekan dan berhasil menyamakan skor menjadi 2-2 melalui Mika Biereth pada menit ke-57. Gol penentu kemenangan Monaco dicetak oleh Brunner pada menit ke-88 lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok, membawa AS Monaco menang 3-2 atas Liverpool.

Arsenal Gagal Bangkit di Emirates

Di Emirates Stadium, Arsenal juga harus menelan kekalahan 2-3 dari Borussia Dortmund. Dortmund tampil efektif sejak awal pertandingan dengan dua gol cepat dari Samuele Inacio pada menit ke-7 dan Konstantinos Karetsas pada menit ke-29, membawa tim tamu unggul 2-0 di babak pertama.

Baca juga:

Arsenal mencoba bangkit pada babak kedua dengan gol dari Ethan Nwaneri pada awal babak, namun Dortmund kembali menjauh lewat gol ketiga pada menit ke-58. Arsenal memperkecil ketertinggalan melalui penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-69 dan terus menekan hingga akhir pertandingan. Meski Gabriel Martinelli sempat mencetak gol, sayangnya gol tersebut dianulir karena offside. Skor akhir tetap 3-2 untuk kemenangan Dortmund.

Signifikansi dan Persiapan Musim

Kekalahan ini menjadi pengalaman penting bagi Arsenal dan Liverpool dalam persiapan menghadapi kompetisi Premier League musim 2026/2027. Laga uji coba pramusim seperti ini memberikan kesempatan bagi kedua tim untuk menguji strategi, pemain baru, dan membangun kebugaran jelang kompetisi resmi.

Baca juga:

Meskipun hasil belum memuaskan, pelatih dan pemain diharapkan dapat mengambil evaluasi agar performa di kompetisi utama lebih maksimal.