Media Kampung, Jakarta – Kebakaran yang melanda Gedung Dinas Teknis Abdul Muis, tempat kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, tidak mengganggu keamanan data perpajakan dan aset daerah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan sistem pelayanan publik tetap berjalan lancar meskipun terjadi kebakaran pada Jumat malam, 7 Agustus 2026.
Kebakaran yang melibatkan gedung di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, tersebut melibatkan sekitar 20 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Namun, seluruh data penting terkait perpajakan DKI yang telah terdigitalisasi tetap aman berkat sistem pencadangan yang menggunakan server dan pusat data terpisah dari lokasi kebakaran.
Selain data perpajakan, data aset daerah yang dikelola oleh Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) juga aman karena server dan data disimpan di pusat data berbeda dari Gedung Abdul Muis. Gedung tersebut juga telah diasuransikan untuk mengantisipasi kerugian akibat kejadian tak terduga.
Sekitar 1.000 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah seperti Bapenda, BPAD, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Dinas Perhubungan, Bank Jakarta, dan Dekranasda terdampak oleh kebakaran ini. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan skema kerja sementara yang meliputi kerja dari rumah secara bergantian, berkantor di kantor suku dinas wilayah kota, atau menggunakan gedung milik Pemprov DKI Jakarta lainnya.
Pemprov DKI juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk menginvestigasi penyebab kebakaran guna memastikan kejadian serupa tidak terulang. Fokus utama tetap pada kelancaran pelayanan kepada masyarakat sehingga tidak terjadi hambatan akibat insiden tersebut.
Imbauan Waspada Kebakaran
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama di tengah fenomena kemarau panjang yang dipicu oleh El Nino. Bayu juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa instalasi listrik di hunian masing-masing guna mencegah potensi bahaya kebakaran.
Fenomena kemarau panjang yang sedang berlangsung dapat meningkatkan risiko kebakaran di berbagai tempat. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan sangat penting untuk melindungi keselamatan masyarakat dan infrastruktur penting seperti gedung pemerintahan.















Tinggalkan Balasan