Media KampungChelsea terus mematangkan persiapan menjelang musim 2026-2027 dengan menjalani sesi latihan intensif dan laga pramusim, termasuk pertandingan melawan Juventus dan AC Milan. Bek baru Chelsea asal Italia, Marco Palestra, menjadi sorotan karena antusiasmenya dalam menghadapi tantangan di Premier League.

Setelah kalah tipis 0-1 dari Juventus di Hong Kong, The Blues melanjutkan tur pramusim ke Indonesia dan dijadwalkan bertanding melawan AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Laga-laga ini tidak hanya menjaga kebugaran tim, tetapi juga membantu pemain baru dan pelatih anyar, Xabi Alonso, untuk beradaptasi dengan filosofi permainan yang diterapkan.

Baca juga:

Marco Palestra, produk akademi Atalanta yang direkrut Chelsea dengan nilai transfer total 60 juta euro, dikenal sebagai pemain full-back serba bisa. Pada latihan perdananya, Palestra mengungkapkan bahwa intensitas dan aspek fisik Premier League sangat tinggi. Dia menyampaikan rasa terima kasihnya kepada rekan satu tim, staf, dan pelatih yang membantu adaptasinya sejak hari pertama, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Ini adalah dunia yang luar biasa, karena intensitas dan aspek fisiknya sangat tinggi,” ujar Palestra. “Saya harus berterima kasih kepada rekan-rekan setim, staf, dan pelatih, karena mereka telah membantu saya sejak hari pertama dalam segala hal, baik di dalam maupun di luar lapangan. Organisasinya berjalan sempurna.”

Baca juga:

Usia Palestra yang baru 21 tahun menambah semangatnya untuk segera merasakan kompetisi terbaik dunia tersebut. “Saya senang dan tak sabar untuk mulai bermain di Premier League, karena kompetisi ini sangat seru,” tambahnya. “Saya tahu setiap pertandingannya menarik, baik saat menghadapi klub besar maupun bukan. Saya tak sabar untuk segera memulainya, rasanya luar biasa.”

Dengan latar belakang akademi Atalanta yang terkenal menghasilkan pemain berkualitas dan dukungan penuh dari tim, Palestra diprediksi akan menjadi aset berharga bagi Chelsea musim depan. Adaptasi cepat di bawah arahan pelatih Xabi Alonso menjadi kunci utama performanya di lapangan.

Baca juga: