Media Kampung, Tangerang – Daihatsu memperkenalkan mobil konsep K-Vision dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Kabupaten Tangerang, Banten. Mobil listrik mungil ini mengusung teknologi e-Smart Hybrid dan menjadi gambaran pengembangan kendaraan kompak Daihatsu di masa depan.
Desain Kompak dan Fungsional
Daihatsu K-Vision mengusung konsep kei car khas Jepang dengan desain kompak dan proporsi kokoh. Overhang depan dan belakang yang pendek memberikan kesan stabil dan lincah. Eksteriornya tampil sederhana dan fungsional dengan permukaan bodi yang bersih serta area kaca yang tegak untuk visibilitas optimal dan kesan kabin lapang. Pendekatan desain ini membedakan K-Vision dari tren kendaraan modern yang cenderung agresif.
Filosofi dan Kenyamanan Kabin
Mobil konsep ini didasarkan pada filosofi Daihatsumei, yaitu inovasi yang lahir dari empati terhadap kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, desain lebih menekankan fungsi, ruang kabin yang lapang, dan kemudahan penggunaan sehari-hari. K-Vision dilengkapi pintu geser yang memudahkan akses penumpang dan mampu menyuplai listrik ke perangkat eksternal, mendukung berbagai aktivitas di luar mobilitas konvensional.
Teknologi dan Platform Terbaru
K-Vision dikembangkan menggunakan platform Daihatsu New Global Architecture (DNGA) generasi terbaru yang mendukung teknologi elektrifikasi. Sistem penggerak e-Smart Hybrid yang diusung menjadi gambaran teknologi kendaraan masa depan yang mengutamakan efisiensi dan ramah lingkungan.
Kehadiran di GIIAS 2026
Dalam pameran GIIAS 2026, Daihatsu menampilkan total 16 kendaraan di booth mereka di ICE BSD City. Empat di antaranya adalah bagian dari keluarga kei car dengan tema “Small But Capable” yang mencakup kendaraan listrik perkotaan, model hybrid, roadster sporty, hingga van listrik untuk kebutuhan logistik. Hadirnya K-Vision menjadi representasi komitmen Daihatsu mengembangkan kendaraan ringkas yang praktis, efisien, dan berteknologi elektrifikasi untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa depan.















Tinggalkan Balasan