Media Kampung – Sirkuit Sepang di Malaysia dipastikan kembali menjadi tuan rumah balapan Formula 1 pada bulan Oktober 2026. Acara ini akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 Oktober, setelah gelaran Formula 1 di Azerbaijan yang dijadwalkan pada 24-26 September 2026.
Konfirmasi dan Kesepakatan Resmi
Penetapan Sirkuit Sepang sebagai tuan rumah balapan Formula 1 didasarkan pada konfirmasi yang diberikan oleh Formula 1 dan Federasi Otomotif Internasional (FIA). Meski masih menunggu persetujuan akhir dari Dewan Olahraga Motor Dunia, kesepakatan antara Formula 1, FIA, serta pemerintah Bahrain dan Malaysia telah tercapai untuk menggelar Grand Prix Gulf Air Bahrain di Malaysia.
Sejarah dan Keistimewaan Sirkuit Sepang
Sirkuit Sepang pertama kali menjadi lokasi penyelenggaraan Formula 1 pada tahun 1999. Sirkuit ini dikenal luas sebagai salah satu lintasan balap yang ikonik dan menantang, dengan cuaca yang sering tidak dapat diprediksi serta didukung oleh antusiasme besar dari penggemar motorsport. Karakteristik ini membuat balapan di Sepang selalu menarik untuk disaksikan.
Ucapan dari Pimpinan Formula 1
Stefano Domenicali, Presiden dan CEO Formula 1, menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya kesepakatan ini. Ia menyatakan, “Kami dengan senang hati mengonfirmasi bahwa Malaysia akan menjadi tuan rumah Formula 1 Bahrain pada tahun 2026. Olahraga ini kembali membuktikan kemampuannya untuk beradaptasi dan menciptakan momen menarik bagi para penggemar.”
Domenicali juga menyampaikan penghargaan kepada Raja Hamad bin Isa Al Khalifa dari Bahrain, Sultan Ibrahim Raja Malaysia, dan Putra Mahkota Salman bin Hamad Al Khalifa atas dukungan dan visi mereka dalam menjadikan Sepang sebagai lokasi balapan F1.
Informasi Tambahan dan Penjualan Tiket
Penjualan tiket untuk balapan Formula 1 di Sirkuit Sepang akan segera diumumkan oleh pihak penyelenggara. Sementara itu, jadwal balapan Formula 1 tahun 2026 lainnya tetap tidak berubah dan berjalan sesuai rencana.
Signifikansi Balapan di Sepang
Penunjukan Sirkuit Sepang sebagai tuan rumah Formula 1 menunjukkan komitmen untuk mempertahankan lokasi yang sudah memiliki sejarah panjang dalam dunia balap internasional. Hal ini juga menjadi peluang bagi Malaysia untuk kembali menampilkan keindahan dan keunikan sirkuitnya kepada komunitas motorsport global.















Tinggalkan Balasan