Media Kampung – Kiper veteran asal Cape Verde, Vozinha, resmi menandatangani kontrak berdurasi 18 bulan dengan klub sepak bola terbesar di Chile, Colo Colo, setelah penampilan mengesankannya di Piala Dunia FIFA 2026.
Vozinha, yang memiliki nama lengkap Josimar Jose Evora Dias, menjadi salah satu sorotan utama turnamen setelah berhasil mencatatkan serangkaian penyelamatan gemilang, terutama saat menghadapi tim kuat seperti Spanyol dan Argentina. Penampilannya yang luar biasa membantu Cape Verde mencatat tiga clean sheet dan lolos ke babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka.
Setelah berstatus tanpa klub pasca meninggalkan tim Portugal, GD Chaves, Vozinha menarik perhatian banyak pihak. Presiden Colo Colo, Anibal Mosa, mengonfirmasi bahwa sang kiper berusia 40 tahun akan segera menjalani pemeriksaan medis di Chile sebelum diperkenalkan secara resmi di Stadion Monumental, markas Colo Colo di Santiago.
“Vozinha akan menjadi pemain Colo Colo. Dalam beberapa hari ke depan, dia akan datang ke Chile, menjalani tes medis, dan kemudian diperkenalkan di sini,” ujar Mosa. Ia juga menambahkan bahwa performa Vozinha di Piala Dunia membuktikan kualitasnya, selain juga memberikan nilai tambah dari sisi pemasaran bagi klub.
Popularitas Vozinha melonjak drastis berkat performanya dan dukungan dari influencer Brasil, Casimiro, yang membantu menaikkan jumlah pengikut Instagram kiper ini dari sekitar 50.000 menjadi hampir 30 juta. Cerita emosional juga muncul terkait ibunya, Ana Candida Evora, yang sempat kesulitan mendapatkan visa untuk menonton langsung pertandingan anaknya di Amerika Serikat.
Perjalanan karier Vozinha memang unik. Ia baru menandatangani kontrak profesional pertamanya pada usia 26 tahun dan sempat bermain di berbagai negara seperti Siprus, Slovakia, Moldova, dan Angola sebelum mencuri perhatian dunia di Piala Dunia 2026.
Bergabungnya Vozinha ke Colo Colo menjadi tantangan baru sekaligus penghargaan atas dedikasi dan kerja kerasnya selama ini. Klub dan penggemar menantikan kontribusi besar dari kiper yang kini menjadi salah satu ikon sepak bola Cape Verde tersebut.















Tinggalkan Balasan