Media Kampung – Khutbah Jumat merupakan bagian penting dalam ibadah shalat Jumat yang menuntut perhatian dan kesungguhan jamaah. Pada Jumat, 24 Juli 2026, berbagai hal terkait khutbah Jumat perlu dipahami dengan baik, mulai dari hukum melaksanakan shalat sunnah saat khutbah, etika selama khutbah berlangsung, hingga contoh teks khutbah yang dapat menjadi referensi bagi khatib.

Hukum Melaksanakan Shalat Sunnah Saat Khutbah Jumat

Mayoritas ulama sepakat bahwa jamaah yang sudah berada di masjid sebelum khutbah dimulai wajib diam dan mendengarkan khutbah dengan seksama. Melaksanakan shalat sunnah di tengah khutbah tidak dianjurkan karena dapat mengganggu kekhusyukan dan konsentrasi jamaah lain.

Baca juga:

Namun, terdapat pengecualian bagi jamaah yang baru memasuki masjid saat khutbah sudah berlangsung. Dalam kondisi ini, dianjurkan untuk melaksanakan shalat Tahiyatul Masjid dua rakaat secara singkat sebelum duduk mendengarkan khutbah. Hal ini berdasarkan hadis sahih dari Jabir bin Abdullah RA yang menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW memerintahkan orang yang datang saat khutbah untuk tetap melaksanakan shalat dua rakaat tersebut.

Etika Selama Khutbah Jumat

Jamaah dianjurkan untuk diam dan fokus mendengarkan khutbah sebagai bentuk penghormatan dan kesungguhan dalam menjalankan ibadah. Penggunaan telepon seluler atau handphone saat khutbah sangat tidak dianjurkan karena dapat mengganggu konsentrasi dan mengurangi pahala ibadah. Meskipun memainkan HP tidak membatalkan shalat Jumat, perbuatan tersebut termasuk makruh dan bertentangan dengan adab selama khutbah berlangsung.

Baca juga:

Contoh Khutbah Jumat Singkat 24 Juli 2026: Berkah Bulan Safar

Untuk khutbah Jumat tanggal 24 Juli 2026, tema yang dapat diangkat adalah Meraih Berkah di Bulan Safar. Bulan Safar dalam kalender Hijriah sering dikaitkan dengan mitos bulan sial, namun ajaran Islam membantah anggapan tersebut. Rasulullah SAW menegaskan bahwa bulan Safar bukanlah bulan yang membawa kesialan, bahkan beliau melaksanakan berbagai peristiwa penting di bulan ini.

Dalam khutbah, khatib dapat menjelaskan bahwa bulan Safar adalah bulan kedua dalam kalender Hijriah yang juga merupakan masa perjalanan dan peperangan bagi masyarakat Arab pada masa dahulu. Mengangkat tema ini dapat membantu jamaah menepis mitos negatif dan menguatkan keyakinan dalam ajaran Islam yang berdasarkan pada tauhid dan akhlak mulia.

Baca juga:

Konklusi

Memahami hukum dan etika selama khutbah Jumat sangat penting untuk menjaga kekhusyukan ibadah Jumat. Jamaah yang sudah hadir sebaiknya fokus mendengarkan khutbah dan menghindari aktivitas yang mengganggu, termasuk bermain HP. Bagi khatib, memilih tema khutbah yang relevan dan bernilai seperti berkah bulan Safar dapat memberikan manfaat sekaligus menjawab kebutuhan spiritual jamaah pada Jumat, 24 Juli 2026.